Daerah

Bupati Simeulue Tinjau Jalan Pajak Impres dan Pelabuhan Kolok, Pemeliharaan Dimulai Tahun Ini

11
×

Bupati Simeulue Tinjau Jalan Pajak Impres dan Pelabuhan Kolok, Pemeliharaan Dimulai Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris didampingi unsur DPRK dan Kepala Dinas PUPR meninjau kondisi Jalan Pajak Impres serta ruas jalan menuju Pelabuhan Kolok di Sinabang. (HD/HUC)

HarianUpdate.com | Simeulue – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, meninjau langsung kondisi Jalan Pajak Impres dan ruas jalan menuju Pelabuhan Kolok, Kecamatan Simeulue Timur, Rabu (15/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program pemeliharaan infrastruktur yang telah dianggarkan Pemerintah Kabupaten Simeulue pada Tahun Anggaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua DPRK Simeulue Sunardi, anggota Komisi III DPRK Alis Miadin dan Jamiudin, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue Samsuar, S.P.

Bupati Mohammad Nasrun Mikaris mengatakan, pemeliharaan kedua ruas jalan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperlancar mobilitas masyarakat.

“Tahun ini kita akan melaksanakan pemeliharaan Jalan Pajak Impres pada empat titik dengan anggaran sebesar Rp188 juta. Pekerjaannya meliputi overlay dan pengaspalan agar kondisi jalan semakin baik dan nyaman dilalui masyarakat,” ujar Nasrun Mikaris.

Ia juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Simeulue tengah merencanakan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di kawasan Pajak Impres Sinabang agar pengelolaan pasar dapat dilakukan secara lebih optimal.

Selain membahas pembangunan infrastruktur jalan, Bupati turut menyampaikan perkembangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Kabupaten Simeulue telah memperoleh alokasi sebanyak 200 unit bantuan rehabilitasi rumah swakelola.

“Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp20 juta, yang terdiri atas Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tukang,” jelasnya.

Di sektor kesehatan, Nasrun Mikaris menyebut Kabupaten Simeulue juga akan menerima bantuan alat kesehatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Insyaallah Simeulue akan menerima bantuan alat kesehatan dari APBN. Selain itu, kami juga telah mengusulkan tambahan bantuan alat kesehatan dengan nilai sekitar Rp18 miliar. Pengadaannya dilakukan oleh pemerintah pusat, sedangkan daerah menjadi penerima manfaat,” katanya.

Bupati juga memaparkan hasil koordinasi yang dilakukan bersama Anggota DPR RI H. Ruslan Daud terkait rencana pembangunan Pelabuhan Ferry Sibigo.

Menurutnya, pembahasan tersebut terus menunjukkan perkembangan positif dan dalam waktu dekat dirinya dijadwalkan bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan di Jakarta untuk membahas percepatan realisasi pembangunan pelabuhan tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Simeulue juga terus mengusulkan pembangunan jalan daerah yang dibiayai melalui APBN.

“Kami mengusulkan pembangunan jalan sepanjang 12,5 kilometer. Namun berdasarkan tahapan yang ada, kemungkinan akan terealisasi sekitar 5,7 kilometer terlebih dahulu. Kami berharap usulan tersebut dapat dipenuhi secara bertahap, khususnya pada koridor Nasere–Lewak–Sibigo,” ujarnya.

Dalam peninjauan di ruas jalan menuju Pelabuhan Kolok, Bupati menjelaskan bahwa jalan sepanjang sekitar 3,6 kilometer tersebut akan mendapat pemeliharaan dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar.

Menurutnya, pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pembangunan bronjong, perbaikan badan jalan, pekerjaan patching, serta overlay untuk meningkatkan kualitas jalan menuju pelabuhan.

“Anggaran pemeliharaan Jalan Pelabuhan Kolok sebesar Rp1,3 miliar. Pekerjaannya mencakup pembangunan bronjong di beberapa titik, patching, serta overlay agar kondisi jalan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Nasrun Mikaris berharap seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan dapat terlaksana sesuai jadwal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperlancar akses transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di kawasan Pelabuhan Kolok yang menjadi salah satu pintu masuk penting di Kabupaten Simeulue. (HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *