Daerah

SF Hariyanto Dukung PSPS Pekanbaru, Pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution Dibahas

3
×

SF Hariyanto Dukung PSPS Pekanbaru, Pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution Dibahas

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menerima audiensi jajaran manajemen PSPS Pekanbaru yang dipimpin Chairman sekaligus CEO I Gade Widiade di Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026). RB/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Manajemen PSPS Pekanbaru melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026–2027, mulai dari kesiapan tim, pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan klub.

Chairman sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PSPS Pekanbaru, I Gade Widiade, mengatakan pihaknya membawa tiga agenda utama yang diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau.

“Saya sebagai Chairman sekaligus CEO PSPS Pekanbaru, hari ini menghadap Pak Plt Gubernur dengan membawa tiga agenda utama. Pertama, kami ingin melaporkan sejauh mana persiapan PSPS Pekanbaru dalam rangka mengarungi kompetisi musim 2026–2027,” ujar Gade kepada wartawan usai audiensi.

Menurutnya, secara teknis maupun nonteknis, persiapan tim terus dimatangkan agar PSPS mampu bersaing dan mewujudkan target promosi ke Liga 1.

Selain kesiapan tim, manajemen PSPS juga mengajukan kerja sama pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution sebagai kandang klub selama lima tahun ke depan.

“Kedua, kami ingin menindaklanjuti keinginan untuk mengelola stadion yang saat ini kami gunakan. Kami berharap stadion ini dapat dikerjasamakan dengan kami selama lima tahun ke depan,” katanya.

Gade menjelaskan, skema kerja sama yang ditawarkan mengedepankan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, apabila pengelolaan diserahkan kepada PSPS, Pemerintah Provinsi Riau tidak lagi menanggung biaya pemeliharaan stadion, bahkan tetap memperoleh pendapatan dari mekanisme bagi hasil penjualan tiket pertandingan.

“Skema yang kami tawarkan tentu kerja sama saling menguntungkan. Pemerintah Provinsi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk perawatan stadion, tetapi justru akan mendapatkan pendapatan dari kami melalui pembagian beberapa persen dari hasil penjualan tiket penonton,” jelasnya.

Agenda berikutnya adalah permohonan dispensasi biaya penggunaan Stadion Kaharuddin Nasution sebagaimana kebijakan yang diberikan pada musim sebelumnya.

“Ketiga, kami memohon kebijakan dispensasi penggunaan Stadion Kaharuddin Nasution seperti tahun lalu. Selama ini biaya perawatan stadion, termasuk pemeliharaan fasilitas lampu, sepenuhnya kami tanggung demi memastikan seluruh fasilitas memenuhi regulasi PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB),” ungkap Gade.

Dalam kesempatan itu, ia juga berharap Pemerintah Provinsi Riau dapat membantu memperluas jaringan sponsor lokal. Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar dukungan sponsor masih berasal dari perusahaan di luar Provinsi Riau.

“PSPS bukan hanya milik masyarakat Pekanbaru, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Riau. Karena itu kami berharap dukungan pemerintah untuk membantu mengoptimalkan sponsor lokal dari perusahaan-perusahaan yang ada di Riau,” harapnya.

Gade turut menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Kapolda Riau, dan Wali Kota Pekanbaru yang selama ini dinilai memberikan dukungan terhadap operasional dan perkembangan PSPS.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Plt Gubernur Riau, Pak Kapolda Riau, dan Pak Wali Kota Pekanbaru yang selama ini memberikan dukungan luar biasa kepada PSPS. Kami juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar PSPS dapat mewujudkan target promosi ke Liga 1 musim depan,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk mendukung perkembangan PSPS Pekanbaru sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Riau.

“Ya, saya tentu mendukung bagaimana kita bekerja sama untuk kemajuan PSPS ini. Silakan pakai stadion itu, tetapi harus memperhatikan perawatannya,” kata SF Hariyanto.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas seluruh fasilitas pendukung di Stadion Kaharuddin Nasution agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

“Seperti waktu saya menonton di stadion, saya melihat kondisi musala yang perlu mendapat perhatian. Ini menjadi catatan bagi pengelola agar seluruh fasilitas dirawat dengan baik. Kalau bersih, masyarakat tentu akan merasa nyaman,” pesannya.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau dan manajemen PSPS Pekanbaru dalam mendukung pengembangan sepak bola daerah. Selain membahas aspek infrastruktur, pertemuan juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan daya saing PSPS sehingga mampu kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *