HarianUpdate.com | Simeulue – Dukungan terhadap pencalonan Nasir Nurdin untuk kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026–2031 mengemuka menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026.
Pengurus dan belasan anggota PWI Kabupaten Simeulue secara terbuka menyatakan dukungan kepada Nasir Nurdin saat mengakhiri rangkaian kunjungannya di daerah tersebut, Kamis (22/10/2026).
Dalam momen pelepasan di kawasan pelabuhan, para pengurus dan anggota PWI Simeulue membentuk formasi untuk merekam video pernyataan dukungan. Mereka meneriakkan seruan, “PWI Simeulue, Nasir Nurdin Dua Periode.”
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari dinamika dukungan menjelang pemilihan Ketua PWI Aceh untuk masa bakti lima tahun mendatang. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada pada mekanisme pemilihan dalam Konferprov XIII sesuai ketentuan organisasi.
Nasir tiba di Simeulue pada Senin pagi (19/10/2026) melalui Pelabuhan Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Dalam kunjungan itu, ia didampingi staf pribadinya, Syahrul Ramadhan, serta Ketua PWI Aceh Utara, Abdul Halim.
Selama berada di Simeulue, Nasir menggelar pertemuan dan bersilaturahmi dengan pengurus serta anggota PWI setempat. Ia juga menjalin komunikasi dengan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Simeulue.
Rangkaian kunjungan tersebut berakhir pada Kamis sore. Nasir kemudian bertolak kembali menuju Banda Aceh melalui Pelabuhan Calang menggunakan KMP Aceh Hebat 1.
Kabupaten Simeulue tercatat sebagai daerah ke-17 yang dikunjungi Nasir dalam rangkaian silaturahminya dengan jajaran PWI kabupaten/kota di Aceh. Kunjungan itu dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Ketua PWI Aceh periode 2021–2026 sekaligus kandidat yang akan berkompetisi dalam pemilihan ketua untuk periode 2026–2031.
Dalam sejumlah pertemuan, Nasir memaparkan perkembangan persiapan Konferprov XIII PWI Aceh yang dilaksanakan oleh Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC). Penjelasan tersebut mencakup berbagai aspek persiapan konferensi, termasuk sumber pendanaan kegiatan.
Selain membahas agenda organisasi, Nasir juga menyampaikan alasan dan komitmennya untuk kembali memimpin PWI Aceh selama lima tahun ke depan.
Menurut Nasir, selama bersilaturahmi ke sejumlah kabupaten/kota, ia menerima pernyataan dukungan dari pengurus dan anggota PWI setempat. Dukungan yang disampaikan PWI Simeulue menjadi salah satu bagian dari dinamika pencalonan menjelang konferensi.
Di tengah kontestasi tersebut, Nasir berharap Konferprov XIII PWI Aceh berlangsung lancar, demokratis, dan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan organisasi profesi wartawan harus tetap mengedepankan nilai demokrasi, persaudaraan, dan soliditas antaranggota.
“Semoga Konferprov XIII PWI Aceh berjalan tanpa hambatan dan pergantian pucuk pimpinan di organisasi profesi ini bisa berlangsung dalam semangat demokrasi dan persaudaraan,” ujar Nasir.
Konferprov XIII PWI Aceh dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026. Forum tersebut akan menjadi momentum bagi insan pers di Aceh untuk menentukan kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat peran PWI dalam menjaga profesionalisme, integritas, dan persatuan wartawan.
Dukungan terbuka dari PWI Simeulue menambah dinamika menjelang konferensi. Namun, dukungan tersebut belum menentukan hasil akhir pemilihan. Kepemimpinan PWI Aceh periode 2026–2031 tetap akan ditetapkan melalui mekanisme organisasi dalam Konferprov XIII. (HD)











