HarianUpdate.com | Pekanbaru – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau masih berlangsung hingga Minggu (6/9/2026). Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera mencatat 10 lokasi masih dalam penanganan, sementara satu lokasi telah dinyatakan padam.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan penanganan karhutla masih berlangsung di sejumlah wilayah operasi Manggala Agni.
“Dinamika penanganan karhutla di lapangan tengah merata di seluruh Sumatera, terutama Sumsel dan tak terkecuali Riau,” kata Ferdian, Minggu malam.
Menurutnya, operasi pemadaman di wilayah Riau tersebar di Daops Pekanbaru, Dumai, Siak, dan Rengat, dengan durasi penanganan mulai hari pertama hingga hari ke-10.
“Untuk wilayah Daops Pekanbaru, terdapat dua lokasi yang ditangani,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, salah satu lokasi berada di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Pemadaman di lokasi tersebut telah memasuki hari keempat, namun api masih belum padam.
“Di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, operasi pemadaman telah memasuki hari keempat dan api masih belum padam,” jelasnya.
Sementara itu, karhutla di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang diperkirakan mencapai 1,5 hektare, telah dinyatakan padam.
“Lokasi ini menjadi satu-satunya titik dalam laporan Daops Pekanbaru yang telah dinyatakan padam,” ujarnya.
Bergerak ke wilayah Daops Dumai, Ferdian menyebut terdapat dua lokasi yang masih ditangani. Masing-masing berada di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, dan Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
“Karhutla di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, telah memasuki hari ketiga dan belum padam,” katanya.
Sementara di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, penanganan memasuki hari kedua, namun api masih belum berhasil dipadamkan.
“Penanganan di lokasi tersebut memasuki hari kedua, namun api masih belum berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Untuk wilayah Daops Siak, terdapat tiga lokasi yang masih dalam penanganan. Ketiganya berada di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak; Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis; serta Desa Sukamulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.
“Di Desa Dayun, operasi pemadaman telah memasuki hari keempat dengan kekuatan dua regu,” ungkap Ferdian.
Sedangkan di Desa Bandar Jaya dan Desa Sukamulya, masing-masing telah memasuki hari ketiga dengan satu tim personel.
“Penanganan juga masih berlangsung di wilayah Daops Rengat,” imbuhnya.
Ia menyebut, karhutla di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), telah memasuki hari ke-10 pemadaman dan api masih belum sepenuhnya padam.
“Di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, tim memasuki hari ke-10 pemadaman dan api masih belum sepenuhnya padam,” katanya.
Sementara itu, karhutla di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, yang berada di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, juga masih ditangani. Operasi pemadaman telah memasuki hari kedua.
“Kabar baik datang dari Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu. Kebakaran yang diperkirakan mencapai 2 hektare di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan pada hari kedua operasi,” ujarnya.
Namun, di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tepatnya Desa Bayas, Kecamatan Kempas, tim baru memasuki hari pertama penanganan dan api masih belum padam.
“Dengan sejumlah titik api yang masih ada, operasi pemadaman akan terus dilanjutkan oleh personel Manggala Agni bersama unsur terkait di masing-masing wilayah,” tandas Ferdian.
Ia menambahkan, kondisi di lapangan terus dipantau untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
“Kondisi di lapangan juga terus dipantau untuk mencegah api meluas ke area lainnya,” pungkasnya. (RB)











