Daerah

Kolaborasi PW MOI dan Pemdes Wonosari Sukseskan Car Free Night Bernuansa Budaya Tradisional

10
×

Kolaborasi PW MOI dan Pemdes Wonosari Sukseskan Car Free Night Bernuansa Budaya Tradisional

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Perwakilan Bupati Bengkalis, Johansyah Fitri, didampingi pengurus DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Desa Wonosari saat membuka kegiatan Car Free Night dan pertunjukan seni budaya tradisional. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PW MOI) Kabupaten Bengkalis berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Wonosari menggelar kegiatan Car Free Night yang dipadukan dengan pertunjukan seni budaya tradisional dan hiburan rakyat di halaman Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Jumat malam (29/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Selain dipadati pengunjung, kegiatan itu juga diramaikan para pedagang lokal yang memanfaatkan momentum tersebut untuk memasarkan produk mereka.

Acara dihadiri Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, unsur Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang mewakili Bupati Bengkalis, Johansyah Fitri, perwakilan Polres Bengkalis, serta unsur Kodim 0303/Bengkalis yang diwakili Danramil 01/Bengkalis bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Wonosari.

Pada malam pembukaan, kegiatan secara resmi dibuka oleh Johansyah Fitri yang mewakili Bupati Bengkalis dengan prosesi pemukulan gong sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya rangkaian acara.

Ketua DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis, Jumadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta Pemerintah Desa Wonosari yang telah mendukung dan berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkalis, Ibu Kasmarni, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dan khususnya kepada Kepala Desa Wonosari, Suswanto, yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pelestarian seni budaya tradisional ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Jumadi.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana, termasuk Ketua Panitia Lapangan Ridwan, yang telah berupaya menghadirkan pelaku UMKM dan menarik partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Menurut Jumadi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.

Sementara itu, Sekretaris DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis, Zul Azmi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan budaya akan berlanjut hingga Sabtu malam (30/5/2026) dengan menampilkan pertunjukan kuda lumping atau jaranan yang merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Jawa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda positif yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM,” katanya. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *