HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa tidak boleh ada anak di Provinsi Riau yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri maupun kendala ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan penuh Pemerintah Provinsi Riau terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi di sekolah swasta sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah,” kata SF Hariyanto, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, jalur afirmasi dalam SPMB sekolah swasta diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta siswa yang belum diterima pada pilihan terakhir di sekolah negeri.
SF Hariyanto menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tahun 2025, masih terdapat lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK karena keterbatasan ekonomi. Karena itu, sekolah swasta diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah.
“Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama bertanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini merupakan bentuk nyata gotong royong dalam dunia pendidikan,” tegasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan akan memberikan tambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada sekolah swasta yang menerima siswa melalui jalur afirmasi.
“Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun masa pendidikan siswa tersebut. Dengan begitu, tidak ada lagi alasan anak putus sekolah dan seluruh anak di Riau dapat memperoleh pendidikan yang setara sekaligus mendukung Program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun,” ujarnya.
Pemprov Riau menyiapkan total 2.179 kuota bagi calon peserta didik melalui jalur afirmasi di SMA dan SMK swasta yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Kuota tersebut terdiri dari 424 siswa untuk jenjang SMA swasta dan 1.755 siswa untuk jenjang SMK swasta.
Sebanyak 44 sekolah swasta telah bergabung dalam program afirmasi ini, terdiri dari 12 SMA swasta dan 32 SMK swasta yang siap menerima peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi siswa yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri sehingga tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Selain mendukung pemerataan akses pendidikan, kebijakan tersebut juga menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Riau dalam menekan angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. (IR)











