Daerah

Pemprov Riau Pacu Kesiapan Sekolah Rakyat Siak Hulu, Tujuh Persyaratan Jadi Fokus

0
×

Pemprov Riau Pacu Kesiapan Sekolah Rakyat Siak Hulu, Tujuh Persyaratan Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, memimpin Rapat Koordinasi Pemutakhiran Dokumen Readiness Criteria Sekolah Rakyat Provinsi Riau. (RB/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan berlokasi di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Sejumlah persyaratan teknis dan administrasi atau readiness criteria kini dimatangkan agar pembangunan dapat segera direalisasikan sesuai target.

Pemenuhan berbagai dokumen kesiapan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan fisik dimulai. Pemprov Riau menargetkan seluruh persyaratan yang masih dalam proses dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Siak Hulu bisa dimulai pada tahun 2026.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelesaian terhadap sejumlah dokumen dan persyaratan yang menjadi bagian dari readiness criteria pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurut Zulkifli, Pemprov Riau tidak ingin proses pembangunan terkendala karena masih adanya dokumen maupun persyaratan teknis yang belum terpenuhi.

“Kita masih menyelesaikan beberapa persyaratan dan dokumen yang menjadi bagian dari readiness criteria. Harapan kita, pembangunan Sekolah Rakyat ini sudah bisa dimulai tahun ini,” ujar Zulkifli saat Rapat Koordinasi Pemutakhiran Dokumen Readiness Criteria Sekolah Rakyat Provinsi Riau di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Riau, Selasa (11/8/2026).

Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut terdapat tujuh poin kesiapan yang menjadi pembahasan utama. Masing-masing poin telah dipetakan, termasuk pihak yang bertanggung jawab untuk menuntaskan persyaratan tersebut.

“Yang kita bahas ada tujuh readiness yang harus dipenuhi. Masing-masing sudah kita tahu siapa yang menyelesaikannya,” katanya.

Sejumlah persyaratan yang menjadi perhatian antara lain dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), analisis dampak lalu lintas (Amdalalin), serta kesiapan infrastruktur dasar seperti ketersediaan listrik dan air.

Selain itu, Pemprov Riau juga membahas kebutuhan pasokan listrik, termasuk kapasitas trafo yang nantinya harus mampu menunjang operasional Sekolah Rakyat.

Zulkifli menegaskan, seluruh poin tersebut akan segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat tahapan pembangunan. Hasil pemutakhiran dokumen yang dibahas bersama perangkat daerah terkait selanjutnya akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kita sudah petakan apa saja yang harus diselesaikan. Jadi, hari Kamis nanti kita bisa melakukan koordinasi dengan kementerian,” jelasnya.

Pemprov Riau dijadwalkan membawa hasil pembahasan dan pemutakhiran dokumen tersebut dalam koordinasi bersama Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta pada Kamis mendatang.

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh persyaratan pembangunan telah sesuai dengan ketentuan sekaligus menentukan langkah lanjutan yang harus dilakukan pemerintah daerah.

“Setelah koordinasi dengan kementerian, nanti kita lihat apa yang masih perlu ditindaklanjuti. Kita ingin seluruh persyaratan ini segera selesai sehingga proses pembangunan bisa dipercepat,” ujar Zulkifli.

Ia berharap seluruh readiness criteria dapat dirampungkan dalam tahun ini. Dengan demikian, pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan di Siak Hulu tidak lagi terkendala persoalan administrasi maupun teknis.

“Kalau seluruh readiness criteria bisa kita selesaikan tahun ini, tentu pembangunan Sekolah Rakyat di Siak Hulu bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *