HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu program prioritas tahun 2026. Hingga pertengahan tahun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru telah merealisasikan pengaspalan sepanjang sekitar 23,128 kilometer yang tersebar di 19 ruas jalan di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan proses pengaspalan masih terus berlangsung dan akan dimaksimalkan hingga akhir tahun guna memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah kota.
“Pengaspalan yang telah berjalan saat ini mencapai sekitar 23 kilometer dan tersebar di 19 ruas jalan. Pekerjaannya masih dalam proses dan akan terus kami maksimalkan,” ujar Edward Riansyah di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap progres pekerjaan terus meningkat sehingga capaian pembangunan jalan tahun ini dapat menyamai bahkan melampaui realisasi pada tahun sebelumnya.
“Mudah-mudahan target yang disampaikan Wali Kota dapat terealisasi. Harapan kami, capaian pengaspalan hingga akhir tahun ini bisa menyamai bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya,” katanya.
Edward menjelaskan, sejumlah ruas jalan yang telah, sedang, maupun akan dilakukan pengaspalan meliputi Jalan Cemara Gading sepanjang 663 meter, Jalan Cemara Tretes 250 meter, Jalan Cemara Kipas 1,007 kilometer, Jalan Cemara Kipas IV 274 meter, Jalan Kamboja 650 meter, gang sepanjang 73 meter, Jalan Cemara Salju 100 meter, Jalan Abadi 465 meter, Jalan Anggrek Keluarga 45 meter, serta Gang Anggrek III sepanjang 45 meter.
Selain itu, pengaspalan juga mencakup Jalan Telok Leok sepanjang 2,670 kilometer, Jalan Rindang 1,026 kilometer, Jalan Bunga Raya 449 meter, Jalan Rambutan 1,250 kilometer, Jalan Khadijah Ali 296 meter, Jalan Karet 214 meter, Jalan Geringging 355 meter, Jalan Beringin 1,513 kilometer, Jalan Nurul Amal 1,383 kilometer, Jalan Garuda dan Jalan Irkab sepanjang 1,389 kilometer, Jalan Sekolah 1,052 kilometer, Jalan Teratai 800 meter, Jalan Cempaka 900 meter, Jalan Tengku Mahmud II 265 meter, Jalan Pesisir 2,300 kilometer, Jalan Sri Palas 1,200 kilometer, Jalan Wijaya, Jalan Vanick dan Jalan Kemin sepanjang 935 meter, Jalan Embun Pagi 150 meter, serta Jalan Tanjung Batu 1,750 kilometer dan Jalan Puyuh Mas sepanjang 573 meter.
Program percepatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, pembangunan infrastruktur juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus melanjutkan perbaikan jalan rusak secara bertahap di seluruh wilayah. Saat ini, sejumlah ruas seperti Jalan Beringin, Jalan Merak, dan Jalan Cendrawasih masih dalam tahap pengerjaan.
“Saya sudah turun melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat,” kata Agung Nugroho.
Menurutnya, Jalan Beringin menjadi salah satu prioritas pembangunan karena selama bertahun-tahun belum pernah diaspal sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat. Sebelum dilakukan pengaspalan, badan jalan tersebut terlebih dahulu ditinggikan sekitar 70 sentimeter.
“Bahkan pernah ada ibu hamil yang mengalami keguguran setelah melintasi jalan tersebut. Saking rusaknya, jalan itu pernah ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes warga,” ungkapnya.
Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap. Namun, seluruh pekerjaan tetap dilaksanakan sesuai tahapan perencanaan dan penganggaran agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin pembangunan jalan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berkualitas sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tutupnya. (ED)











