Peristiwa

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, 106 Hotspot Terdeteksi

0
×

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, 106 Hotspot Terdeteksi

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ilustrasi cuaca berawan di Provinsi Riau. (IR/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Senin (10/8/2026) masih didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah mulai sore hingga dini hari.

Forecaster On Duty BMKG, Bella R. Adelia, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan berupa udara kabur hingga cerah berawan. Sementara pada siang hari, cuaca diprediksi cerah berawan hingga berawan.

“Untuk sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai,” ujar Bella R. Adelia.

Potensi hujan diperkirakan masih berlanjut hingga dini hari. Kondisi tersebut terutama berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis dan Kota Dumai pada sore atau malam hingga dini hari,” jelas Bella.

Untuk kondisi atmosfer secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 50-99 persen.

Sementara angin diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 10-30 kilometer per jam.

“Ketinggian gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah,” tambahnya.

Di tengah potensi hujan, pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera menunjukkan masih tingginya aktivitas titik panas.

Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 1.031 hotspot di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 371 titik.

Selanjutnya Bangka Belitung sebanyak 160 titik, Lampung 126 titik, Riau 106 titik, Jambi 93 titik, Kepulauan Riau 82 titik, Sumatera Utara 53 titik, Bengkulu 26 titik, Sumatera Barat 10 titik dan Aceh empat titik.

Untuk wilayah Riau, hotspot paling banyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 66 titik.

Kemudian Bengkalis 17 titik, Kota Dumai dan Rokan Hilir masing-masing enam titik, serta Indragiri Hilir lima titik.

Hotspot lainnya terpantau di Kampar sebanyak dua titik. Sementara Kepulauan Meranti, Pelalawan, Rokan Hulu dan Siak masing-masing terdeteksi satu titik panas.

Jumlah tersebut menunjukkan adanya penurunan hotspot di Riau dibandingkan hari sebelumnya.

“Jumlah hotspot Riau turun dari 198 titik pada Minggu menjadi 106 titik pada Senin,” demikian data pemantauan BMKG.

Meski mengalami penurunan, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang masih menunjukkan konsentrasi titik panas cukup tinggi serta daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Kondisi cuaca yang berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang juga perlu diantisipasi masyarakat, khususnya saat melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan. (IR)

Penulis: IrwanEditor: Bowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *