Daerah

Baru Diluncurkan, Fasilitas Tirta Wisata Jombang Mulai Dikeluhkan Pengunjung

11
×

Baru Diluncurkan, Fasilitas Tirta Wisata Jombang Mulai Dikeluhkan Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kondisi salah satu fasilitas kamar mandi di Tirta Wisata Jombang yang mengalami kerusakan dan dikeluhkan pengunjung. (NN/HUC)

HarianUpdate.com | Jombang – Kondisi sejumlah fasilitas di kawasan Tirta Wisata Jombang mulai mendapat sorotan masyarakat meski baru beberapa bulan diresmikan oleh Bupati Jombang, Warsubi.

Sejumlah pengunjung mengeluhkan kerusakan fasilitas umum yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan di lokasi wisata air tersebut.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian ialah kondisi kamar mandi yang disebut mengalami kerusakan pada bagian pintu. Beberapa pintu tampak rusak dan dinilai tidak layak digunakan.

Selain itu, pengunjung juga menyoroti kebersihan area kamar mandi yang dianggap kurang terawat.

Keluhan semakin mencuat setelah seorang pengunjung berinisial NA dilaporkan sempat terkunci di dalam kamar mandi pada Sabtu (9/5/2026).

Menurut keterangan di lokasi, korban panik dan berteriak meminta pertolongan karena pintu kamar mandi tidak dapat dibuka dari dalam.

Orang tua korban kemudian meminta bantuan kepada petugas di kawasan wisata tersebut.

Setelah dilakukan upaya pembukaan dari luar, pintu akhirnya berhasil dibuka dan korban dapat keluar dalam keadaan selamat.

Selain persoalan kamar mandi, pengunjung juga mengeluhkan sejumlah fasilitas lain seperti keran air yang rusak serta kondisi area kolam yang dinilai licin akibat lumut.

Masyarakat berharap pengelola segera melakukan perbaikan dan peningkatan perawatan fasilitas umum demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Tempat wisata yang baru diresmikan seharusnya mendapatkan perawatan maksimal agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat,” ujar salah seorang pengunjung.

Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Jombang bersama pengelola Tirta Wisata melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas di lokasi wisata tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *