Daerah

Festival Qur’an V Rokan Hulu Diikuti 208 Peserta, Jadi Ajang Cari Bibit Qari dan Hafiz

×

Festival Qur’an V Rokan Hulu Diikuti 208 Peserta, Jadi Ajang Cari Bibit Qari dan Hafiz

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Festival Qur’an V tingkat SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu berlangsung di Convention Hall Islamic Centre Rohul. (MS/HUC)

HarianUpdate.com | Rohul — Festival Qur’an V tingkat SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu kembali digelar sebagai ajang menggali dan mengembangkan potensi pelajar di bidang Al-Qur’an. Kegiatan yang memperebutkan Piala Bergilir Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu itu berlangsung di Convention Hall Islamic Centre Rokan Hulu, Rabu (7/10/2026).

Festival yang ditaja SMP Negeri Tahfiz Madani Pasir Pengaraian tersebut mengusung tema “Gelar Prestasi Karena Ilahi, Jadikan Generasi Qurani untuk Mencapai Negeri yang Dipancari Nur Ilahi.”

Sebanyak 208 peserta dari SD dan MI se-Kabupaten Rokan Hulu ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berkompetisi pada sejumlah cabang, di antaranya tilawah putra-putri serta tahfiz putra-putri dengan kategori hafalan satu dan dua juz.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Rokan Hulu yang diwakili Kepala Disdikpora Rokan Hulu, Alreza Ahyu, S.E., M.Si., Ak. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd.I., perwakilan RSUD Rokan Hulu, Kepala SMP Negeri Tahfiz Madani, tenaga pendidik, panitia, peserta, serta orang tua.

Dalam sambutannya, Alreza mengatakan Festival Qur’an telah memasuki tahun kelima pelaksanaan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin di Kabupaten Rokan Hulu.

“Ini sudah menjadi tahun kelima. Kami ingin kegiatan ini terus dilaksanakan dan menjadi kegiatan rutin setiap tahun,” ujar Alreza.

Menurutnya, pendidikan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga perlu diperluas pada kemampuan membaca, memahami, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Alreza juga menyebut pemerintah daerah akan mengevaluasi keterlibatan sekolah dalam kegiatan tersebut. Hal itu menyusul masih adanya sekolah yang belum mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Festival Qur’an.

“Dengan jumlah sekitar 381 SD negeri dan swasta di Kabupaten Rokan Hulu, tentu akan kami evaluasi sekolah-sekolah yang belum mengirimkan perwakilannya,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Festival Qur’an V juga memberikan peluang bagi peserta berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Tahfiz Madani Pasir Pengaraian.

Untuk cabang tilawah, peserta yang meraih juara pertama, kedua dan ketiga akan diprioritaskan mengikuti proses penerimaan di SMP Negeri Tahfiz Madani. Sementara untuk cabang tartil dan tahfiz, prioritas diberikan kepada peraih juara pertama.

Alreza menegaskan, pengembangan pendidikan Al-Qur’an membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, Kementerian Agama, sekolah, guru, orang tua, serta lembaga pendidikan keagamaan dinilai memiliki peran masing-masing dalam pembinaan generasi muda.

“Pengembangan pendidikan Al-Qur’an tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, orang tua dan lembaga pendidikan keagamaan agar pembinaan anak-anak kita dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Qur’an V, Jatifah, S.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan SMP Negeri Tahfiz Madani Pasir Pengaraian.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan, di antaranya mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarpelajar SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu, memberikan apresiasi kepada peserta yang telah mempelajari dan menghafal Al-Qur’an, serta menjaring potensi qari, qariah, hafiz dan hafizah.

“Anak-anak kita yang di tingkat SD dan MI sudah bersusah payah menghafal Al-Qur’an. Karena itu, kita memberikan apresiasi terhadap hafalan mereka agar mereka semakin semangat untuk terus menghafal Al-Qur’an,” ujar Jatifah.

Menurutnya, peserta berprestasi yang teridentifikasi melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dibina, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

“Dari kegiatan ini kita ingin menciptakan qari-qariah, para hafiz dan hafizah yang terbaik. Selain untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Tahfiz Madani, mereka juga kita persiapkan dalam rangka MTQ tingkat Kabupaten Rokan Hulu,” jelasnya.

Jatifah berharap Festival Qur’an dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi pelajar di Rokan Hulu. Menurutnya, kompetisi bukan semata-mata untuk mengejar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman berkompetisi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *