Daerah

Kurma Milk dan Roti, Inovasi Puskesmas Tiumang Dekatkan Pelayanan bagi Ibu Hamil Berisiko

×

Kurma Milk dan Roti, Inovasi Puskesmas Tiumang Dekatkan Pelayanan bagi Ibu Hamil Berisiko

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tim Puskesmas Tiumang melakukan kunjungan rumah untuk memantau kondisi ibu hamil Kekurangan Energi Kronis. (BR/HUC)

HarianUpdate.com | Dharmasraya — Pelayanan kesehatan bagi ibu hamil yang membutuhkan pemantauan khusus terus diperkuat Puskesmas Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Melalui inovasi KURMA MILK DAN ROTI, petugas kesehatan mendatangi langsung rumah ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) maupun risiko tinggi.

KURMA MILK DAN ROTI merupakan singkatan dari Kunjungan Rumah Ibu Hamil KEK dan Risiko Tinggi dengan Tim. Inovasi yang digagas Jendri Riantika, A.Md.Keb., tersebut dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan sekaligus memastikan kondisi ibu hamil dapat dipantau secara berkelanjutan.

Pelayanan tidak dilakukan oleh satu tenaga kesehatan saja. Dalam kunjungan rumah, Puskesmas Tiumang melibatkan Tim Manajemen Puskesmas, dokter Puskesmas, bidan Puskesmas, bidan desa, lintas program terkait serta kader.

Kolaborasi tersebut memungkinkan pemantauan dilakukan secara lebih terpadu, mulai dari pemeriksaan kondisi ibu hamil, pemberian edukasi hingga menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan.

Kepala Puskesmas Tiumang, Hj. Roswita, A.Md.Keb., SKM., MM., mengatakan inovasi tersebut memberikan kemudahan bagi ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.

“Melalui kunjungan rumah, ibu hamil mendapatkan pemeriksaan, edukasi, pemantauan kondisi kehamilan dan tindak lanjut secara langsung oleh tim Puskesmas. Keluarga juga dilibatkan agar dukungan terhadap ibu hamil semakin kuat,” ujarnya.

Menurut Roswita, kunjungan langsung ke rumah juga membantu petugas melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko kehamilan.

Pendekatan tersebut memungkinkan kondisi ibu hamil dipantau lebih dekat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan pengawasan khusus.

Apabila dalam pemantauan ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas dapat mengambil langkah tindak lanjut, termasuk proses rujukan sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, KURMA MILK DAN ROTI tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga membangun kesinambungan pelayanan sejak pemantauan di rumah hingga penanganan lebih lanjut.

Selain pemeriksaan, kunjungan rumah dimanfaatkan sebagai ruang edukasi bagi ibu hamil dan keluarga.

Petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan, mengenali tanda bahaya kehamilan serta melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin.

Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam inovasi tersebut. Dukungan keluarga diharapkan dapat membantu ibu hamil menjalani masa kehamilan dengan lebih baik sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan.

“Harapannya, ibu hamil dan keluarga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan serta meningkatkan kepatuhan melakukan pemeriksaan, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan,” katanya, Kamis (20/8/2026).

KURMA MILK DAN ROTI juga memberikan manfaat bagi ibu hamil yang menghadapi keterbatasan akses, transportasi maupun kondisi tertentu yang menyulitkan mereka memperoleh pelayanan secara langsung di fasilitas kesehatan.

Dengan pelayanan yang hadir ke rumah, hambatan tersebut dapat diminimalkan. Ibu hamil tetap memperoleh pemeriksaan dan pemantauan, sementara keluarga mendapatkan edukasi untuk ikut menjaga kondisi ibu dan bayi.

Bagi Puskesmas Tiumang, pola pelayanan seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih proaktif. Petugas tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi berupaya mendatangi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

Inovasi tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader dan keluarga dalam memantau kesehatan ibu selama masa kehamilan.

Keberadaan KURMA MILK DAN ROTI diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di wilayah kerja Puskesmas Tiumang.

Lebih jauh, inovasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menekan risiko yang dapat berujung pada Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Pada akhirnya, KURMA MILK DAN ROTI membawa pendekatan sederhana namun penting dalam pelayanan kesehatan: mendekatkan layanan kepada mereka yang membutuhkan.

Ketika pemeriksaan, edukasi, keluarga dan tenaga kesehatan bergerak bersama, pemantauan kehamilan tidak hanya berlangsung di ruang pelayanan Puskesmas, tetapi juga hadir di tengah keluarga. (BR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *