HarianUpdate.com | Natuna – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadiran negara di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Natuna tidak cukup diwujudkan melalui aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga harus dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan.
Hal itu disampaikan Ahmad Muzani saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (30/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Muzani didampingi Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono serta sejumlah pejabat dan perwakilan kementerian/lembaga.
Muzani mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kondisi wilayah perbatasan sekaligus menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat Natuna.
“Maksud dari kunjungan kami adalah untuk mendengar langsung, menyerap aspirasi dan memastikan bahwa negara benar-benar hadir di daerah perbatasan seperti Natuna ini. Karena pendekatan daerah perbatasan bukan hanya pendekatan keamanan, tapi juga ada pendekatan kesejahteraan,” ujarnya.
Menurut Muzani, Natuna memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan sekaligus daerah yang memiliki sumber daya alam. Karena itu, perhatian terhadap masyarakat di wilayah terdepan Indonesia, menurutnya, perlu mencakup aspek keamanan dan kesejahteraan.
“Kedaulatan kita di daerah perbatasan ini sangat penting dijaga bukan hanya oleh aparat keamanan, TNI, Polri, tetapi bagaimana mereka yang sudah berhuni juga mendapatkan kesejahteraan, benar-benar negara hadir di situ,” katanya.
Dalam pertemuan bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait, sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Natuna turut dibahas.
Salah satunya terkait ketersediaan gas subsidi. Muzani menyebut Natuna sebagai daerah penghasil gas semestinya mendapatkan perhatian terkait kebutuhan energi masyarakat.
“Daerah penghasil gas mestinya harus mendapatkan prioritas untuk mendapatkan kuota gas subsidi. Di Natuna ini belum ada kuota gas subsidi menurut laporan dan keterangan yang disampaikan oleh Bupati kepada kami,” ujarnya.
Selain persoalan gas subsidi, sejumlah isu lain yang disampaikan antara lain pelayanan kesehatan, harga pangan, transportasi, serta kebutuhan infrastruktur seperti dermaga, jembatan, dan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan nelayan.
Muzani mengatakan berbagai persoalan tersebut akan menjadi bahan yang disampaikan kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait.
“Mudah-mudahan kehadiran kami di Natuna ini bisa mendapatkan solusi dari beberapa persoalan yang diharapkan, sehingga Natuna sebagai garda terdepan dari wilayah perbatasan kita, kehadiran negara akan semakin dirasakan dan ketahanan kita akan semakin kuat di Natuna ini,” pungkasny.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengatakan karakter geografis Kepri sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pembangunan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Dengan kondisi geografis dan karakter wilayah perbatasan, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan,” ujarnya.
Nyanyang juga menyampaikan sejumlah program pemerintah yang berjalan di Provinsi Kepri, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Menurut Nyanyang, pembangunan di Natuna tidak hanya berkaitan dengan aspek strategis dan pertahanan, tetapi juga perlu diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
“Khusus Natuna, pembangunan tidak hanya perlu memperkuat aspek strategis dan pertahanan, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyambut baik kunjungan kerja Ketua MPR RI bersama rombongan ke Natuna.
Cen Sui Lan berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai agenda kedinasan, tetapi dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan perkembangan Kabupaten Natuna.
Ia mengatakan rangkaian kunjungan lapangan yang dilakukan rombongan MPR RI memberikan kesempatan kepada pejabat pemerintah pusat untuk melihat secara langsung kondisi wilayah pesisir dan kehidupan masyarakat di kawasan terdepan Indonesia.
“Harapan kami, kunjungan rombongan MPR RI ke Natuna kali ini bukan hanya sekadar formalitas kedinasan biasa, tetapi juga memberikan banyak dampak positif terhadap kemajuan dan perkembangan daerah Natuna ke depannya,” ujar Cen Sui Lan.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Pemerintah Provinsi Kepri dan unsur legislatif juga menyampaikan berbagai aspirasi serta kondisi terkini daerah.
“Dalam pertemuan tersebut, kami dari pemerintah daerah juga didampingi Wakil Gubernur Kepri, DPRD tingkat provinsi dan DPRD Natuna, juga menyampaikan berbagai aspek terkait kondisi terkini di daerah,” katanya.
Rangkaian kunjungan Ketua MPR RI di Natuna juga mencakup peninjauan Kampung Nelayan Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Agenda tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja untuk melihat langsung pembangunan dan pelayanan pemerintah di wilayah perbatasan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, sejumlah pimpinan dan anggota fraksi MPR RI, perwakilan DPD RI, Deputi Bidang Administrasi MPR RI Heri Herawan, serta jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI dan perwakilan kementerian/lembaga. (SY)











