HarianUpdate.com | Karimun – Komando Distrik Militer (Kodim) 0317/Tanjung Balai Karimun menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lapangan Markas Kodim 0317/TBK, Senin (5/10/2026) pagi.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun, instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, purnawirawan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Andit Franata, S.I.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Inf L.H. Sihaloho dipercaya sebagai Komandan Upacara dan Lettu Inf Haryono sebagai Perwira Upacara.
Pasukan upacara terdiri atas personel gabungan, mulai dari perwira dan prajurit Kodim 0317/TBK hingga jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun.
Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah bersama Ketua TP-PKK, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole bersama istri, Ketua DPRD Kabupaten Karimun Ir. Raja Rafiza, S.T., M.M., Danlanal TBK Letkol Laut (P) Samuel C. Noya, M.Tr.Opsla., Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si., serta perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Karimun.
Hadir pula tokoh masyarakat Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si., jajaran pimpinan BUMN, purnawirawan TNI, dan tokoh agama di Kabupaten Karimun.
Dalam upacara tersebut, Dandim 0317/TBK membacakan amanat tertulis Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Dalam amanat itu, Panglima TNI menekankan pentingnya seluruh prajurit dan ASN di lingkungan TNI menjaga serta memegang teguh kepercayaan masyarakat sebagai salah satu modal penting dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) juga disebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi, integritas, profesionalisme, serta tata kelola yang baik.
“Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan cepatnya dinamika arus informasi, TNI dituntut untuk teguh pada jati dirinya sebagai benteng pertahanan bangsa,” tegas Dandim saat membacakan amanat Panglima TNI.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya ditopang oleh kemampuan pertahanan, tetapi juga oleh profesionalisme personel serta hubungan yang kuat dengan masyarakat.
Dalam amanat Panglima TNI tersebut, turut ditekankan penerapan budaya kerja PRIMA sebagai pedoman bagi prajurit dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Kelima nilai tersebut meliputi Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Profesional berarti setiap prajurit dituntut menguasai bidang tugas, menaati hukum dan aturan, serta menjunjung tinggi integritas.
Responsif dimaknai sebagai kemampuan memberikan respons secara cepat dan tepat terhadap berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sementara Integratif menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan seluruh komponen bangsa. Adapun Modern berkaitan dengan penguasaan teknologi pertahanan untuk memperkuat daya tangkal, sedangkan Adaptif menuntut prajurit terus berinovasi menghadapi perubahan dan perkembangan bentuk ancaman.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, serta doa bersama.
Seluruh prosesi selesai sekitar pukul 07.45 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (MS)











