HarianUpdate.com | Simeulue – Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kenedy, S.H., S.I.K., M.I.K., mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membentuk karakter anak sejak dini. Imbauan tersebut disampaikan menyikapi maraknya kasus perundungan atau bullying di Kabupaten Simeulue.
Menurut Kapolres, tanggung jawab orang tua tidak sebatas memberikan kasih sayang dan memenuhi kebutuhan anak. Orang tua juga harus memberikan pendidikan karakter, menanamkan kedisiplinan, serta mengajarkan batasan perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Ia menilai pola asuh yang terlalu memanjakan anak tanpa diimbangi pengawasan dan ketegasan berisiko memengaruhi pembentukan karakter. Anak perlu dibimbing agar memahami tanggung jawab serta konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.
Selain persoalan perundungan, Hendry juga mengingatkan orang tua agar tidak memberikan fasilitas yang belum sesuai dengan usia dan kemampuan anak, terutama kendaraan bermotor kepada mereka yang masih di bawah umur.
Menurutnya, pemberian sepeda motor kepada anak yang belum cukup umur bukanlah bentuk kasih sayang yang tepat apabila justru berpotensi membahayakan keselamatan anak maupun pengguna jalan lainnya.
“Orang tua harus memahami bahwa kasih sayang bukan berarti membebaskan anak melakukan segala sesuatu sesuai keinginannya. Anak juga perlu diajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta batasan-batasan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Hendry Ferdinand Kenedy saat bersilaturahmi dengan insan pers.
Kapolres berharap keluarga dapat menjadi lingkungan pendidikan pertama bagi anak dalam menanamkan nilai-nilai karakter, menghargai sesama, serta menjauhi tindakan kekerasan dan perundungan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak di Kabupaten Simeulue.
Menurutnya, pencegahan perundungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pihak sekolah maupun aparat penegak hukum. Pengawasan keluarga dan kepedulian lingkungan masyarakat juga diperlukan agar anak-anak tumbuh dalam suasana yang mendukung perkembangan karakter dan perilaku positif.
Melalui peran bersama tersebut, diharapkan generasi muda Simeulue dapat tumbuh menjadi pribadi yang beretika, disiplin, menghargai sesama, dan bertanggung jawab. (HD)











