Peristiwa

Media Layangkan Klarifikasi ke PUPR Riau, Proyek RCH Rp26,6 Miliar Dipertanyakan

7
×

Media Layangkan Klarifikasi ke PUPR Riau, Proyek RCH Rp26,6 Miliar Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tampak depan Riau Creative Hub ya g menelan anggaran kurang lebih 26 miliar. (RB/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Media online CarlaNews.com secara resmi mengajukan permintaan konfirmasi dan klarifikasi kepada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau terkait pelaksanaan proyek Pembangunan Riau Creative Hub (RCH) Tahun Anggaran 2023.

Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh PT Boriandy Putra dengan nilai kontrak sebesar Rp26,65 miliar.

Permintaan klarifikasi disampaikan setelah tim investigasi media memperoleh informasi dari masyarakat, data pendukung, serta hasil peninjauan lapangan yang menemukan sejumlah item pekerjaan yang diduga belum terealisasi atau tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Ketua Tim Investigasi CarlaNews.com, Osarao Ndruru, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan berbagai informasi dan melakukan verifikasi awal sebelum menyampaikan surat konfirmasi kepada instansi terkait.

“Untuk menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, akurasi informasi, dan asas praduga tidak bersalah, kami telah meminta klarifikasi kepada pihak Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau beserta dokumen pendukung terkait pelaksanaan proyek tersebut,” ujar Osarao Ndruru, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, beberapa item pekerjaan yang menjadi perhatian dalam hasil investigasi tersebut antara lain Area Vocal Point, Area Pelataran, View Plaza Utama I, Area Play Ground I, Area Air Mancur, serta Area Kolam Edukasi.

Selain item-item tersebut, tim investigasi juga mengaku masih melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap sejumlah temuan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek.

Osarao menjelaskan bahwa permintaan klarifikasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai kesesuaian antara dokumen perencanaan, pelaksanaan pekerjaan di lapangan, dan hasil akhir proyek yang telah dikerjakan.

“Kami berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka sehingga seluruh informasi yang berkembang dapat diverifikasi secara objektif dan profesional,” katanya.

Dalam surat konfirmasi yang disampaikan kepada Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, media juga meminta sejumlah dokumen administrasi dan teknis proyek sebagai bahan verifikasi lebih lanjut.

Langkah tersebut, menurut Osarao, dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, serta realisasi pekerjaan yang menggunakan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau termasuk Kabid Cipta Karya, Novri Ilham, belum memberikan keterangan resmi. Namun upaya konfirmasi akan terus dilakukan guna memperoleh informasi lebih lanjut terkait kegiatan tersebut. (RB)

Penulis: RobinEditor: Bowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *