Politik

Didampingi Delapan PK Definitif, Iskandar Masuk Bursa Ketua Golkar Simeulue

×

Didampingi Delapan PK Definitif, Iskandar Masuk Bursa Ketua Golkar Simeulue

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ir. Iskandar saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Simeulue periode 2026–2031. (HD/HUC)

HarianUpdate.com | Simeulue – Kontestasi pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Simeulue periode 2026–2031 mulai bergulir. Ir. Iskandar resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua pada Kamis (5/11/2026), dengan didampingi delapan Pimpinan Kecamatan (PK) definitif serta perwakilan sejumlah organisasi sayap dan organisasi pendiri Partai Golkar.

Pendaftaran tersebut berlangsung menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Simeulue yang dijadwalkan mulai digelar pada 10 November 2026. Sebelumnya, Panitia Pengarah (Steering Committee) telah menetapkan masa pendaftaran bakal calon ketua pada 2–6 November 2026.

Dalam proses pendaftaran itu, Iskandar turut didampingi delapan PK definitif serta perwakilan organisasi SOKSI, AMPG, KPPG, Kosgoro, dan MDI. Kehadiran unsur-unsur tersebut menjadi bagian dari dinamika konsolidasi internal partai menjelang pemilihan kepemimpinan Golkar Simeulue untuk lima tahun mendatang.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Iskandar berharap seluruh tahapan Musda dapat berlangsung secara profesional, independen, dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi organisasi.

Ia menekankan pentingnya integritas panitia penyelenggara agar proses penjaringan hingga pemilihan berjalan transparan, objektif, serta memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh bakal calon.

Menurut Iskandar, keputusannya maju dalam kontestasi tersebut bukan semata-mata untuk memperebutkan jabatan ketua. Pencalonan itu, katanya, merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal dan melakukan pembenahan organisasi Partai Golkar di Kabupaten Simeulue.

Ia berkomitmen mendorong tata kelola partai yang lebih solid, modern, dan adaptif terhadap perkembangan dinamika politik serta kebutuhan masyarakat.

Iskandar juga berpandangan bahwa keberadaan partai politik harus diwujudkan melalui kerja nyata kader di tengah masyarakat. Menurutnya, partai tidak semestinya hanya aktif menjelang agenda politik atau pemilihan umum, tetapi harus hadir secara berkelanjutan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah agenda yang ingin diperkuat antara lain pembenahan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan gampong, peningkatan kapasitas serta kualitas kader, dan optimalisasi peran partai dalam mendorong pembangunan daerah.

Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Simeulue periode 2026–2031 nantinya tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua baru, tetapi juga momentum mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dan strategi konsolidasi partai untuk lima tahun mendatang.

Hasil Musda akan menentukan arah kepemimpinan dan perjalanan politik Golkar Simeulue, termasuk dalam memperkuat struktur organisasi, menjaga soliditas kader, serta meningkatkan kontribusi partai bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat. (HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *