HarianUpdate.com | Jombang — Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Jombang memperkuat upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Jombang, Warsubi. Turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari lingkungan Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Jombang, serta pimpinan cabang Perum Bulog Mojokerto yang membawahi wilayah kerja Kabupaten Jombang.
Antusiasme masyarakat terlihat dari warga yang mendatangi lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah komoditas bahkan ditawarkan dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Bahan pangan yang disediakan meliputi beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga daging ayam.
Dalam arahannya, Khofifah menegaskan bahwa intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi upaya memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar di tengah dinamika harga pangan.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, dan Perum Bulog dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menilai Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu warga memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Jombang dapat terus terjaga. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, GPM juga diharapkan berkontribusi terhadap pengendalian inflasi serta menjaga daya beli masyarakat. (NN)











