HarianUpdate.com | Pekanbaru — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Jumat (9/1/2026) umumnya didominasi udara kabur hingga berawan. Meski demikian, potensi hujan diperkirakan terjadi di beberapa wilayah, terutama pada siang hingga malam hari.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, menjelaskan bahwa pada pagi hari sebagian besar wilayah Riau diprakirakan mengalami kondisi udara kabur hingga berawan.
“Pada pagi hari, cuaca relatif stabil dengan kondisi kabur sampai berawan,” ujarnya.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Sementara itu, pada malam hari, potensi hujan diprediksi meluas ke sejumlah daerah. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru.
“Pada dini hari, kondisi udara masih kabur hingga cerah berawan, dengan peluang hujan ringan di wilayah Kuantan Singingi dan Kampar,” kata Deby.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi pada malam hari di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.
Untuk kondisi suhu udara, Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 10 hingga 30 kilometer per jam.
Sementara di wilayah perairan, tinggi gelombang laut umumnya berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah. Namun demikian, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut diminta tetap waspada terhadap potensi gelombang lebih tinggi, yakni 1,25 hingga 2,5 meter, yang berpeluang terjadi di Perairan Dumai–Bengkalis serta Perairan Indragiri Hilir. (RB)











