Peristiwa

Cuaca Ekstrem Rusak RSUD Ploso Jombang, Atap dan Panel Dinding Lepas

19
×

Cuaca Ekstrem Rusak RSUD Ploso Jombang, Atap dan Panel Dinding Lepas

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kerusakan gedung rawat inap RSUD Ploso saat diterjang hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026). NN/HUC

HarianUpdate.com | Jombang – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah utara Sungai Brantas, Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026) sore.

Angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.55 WIB tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah fasilitas umum serta permukiman warga. Salah satu dampak paling parah terjadi di RSUD Ploso.

Gedung rawat inap rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius setelah material Aluminium Composite Panel (ACP) pada bagian luar bangunan terlepas akibat kuatnya hembusan angin. Sejumlah panel dinding rontok dan sebagian material beterbangan hingga jatuh di area parkir.

Reruntuhan material tersebut dilaporkan menimpa tiga unit mobil milik pasien dan pegawai yang sedang terparkir di lingkungan rumah sakit. Selain itu, intensitas hujan yang tinggi juga menyebabkan air masuk ke dalam area gedung sehingga sempat mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Kanit Humas RSUD Ploso, drg. Jerry Saifudin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, meskipun kerusakan fisik bangunan tergolong cukup berat.

“Tidak ada korban jiwa. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan pemilik kendaraan yang terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, dampak angin kencang juga terjadi di sejumlah wilayah permukiman warga. Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Jombang, kerusakan dilaporkan terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, serta Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso.

Di beberapa lokasi, atap rumah warga dilaporkan beterbangan akibat angin kencang. Selain itu, terdapat pula laporan pohon tumbang yang menimpa bangunan warga.

Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria, menyampaikan bahwa tim reaksi cepat masih berada di lapangan untuk melakukan kaji cepat dan pendataan kerusakan.

“Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan serta kebutuhan bantuan bagi warga terdampak,” jelasnya.

Hingga malam hari, kondisi cuaca di wilayah Jombang masih berpotensi berubah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan. (NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *