HarianUpdate.com | Kuansing – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Salah satu agenda yang diprediksi menjadi pusat perhatian masyarakat adalah pawai ta’aruf yang akan diikuti ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Selain pawai jalan kaki, pembukaan MTQ Riau di Kuansing juga akan dimeriahkan dengan parade perahu hias yang menyusuri Sungai Kuantan di kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kuantan Singingi, Emmerson, yang juga bertindak sebagai koordinator pelaksanaan pawai ta’aruf, mengatakan panitia menyiapkan dua konsep pawai pada MTQ Riau tahun ini.
“Untuk pawai ta’aruf MTQ Riau 2026 ada dua kategori, yakni pawai ta’aruf berjalan kaki dan pawai ta’aruf perahu hias di Sungai Kuantan, Tepian Narosa Teluk Kuantan,” kata Emmerson, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pawai ta’aruf yang akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026, diperkirakan diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
“Kalau peserta pawai ta’aruf jalan kaki, kami perkirakan akan diikuti sekitar 10 ribu orang peserta,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Kuantan Singingi akan menjadi kontingen terbesar dengan menurunkan sekitar 5.000 peserta yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah, badan, serta perwakilan dari 15 kecamatan.
Ribuan peserta tersebut akan menampilkan beragam atribut budaya, busana tradisional, serta simbol-simbol kearifan lokal sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Kuantan Singingi kepada para tamu yang datang dari seluruh penjuru Riau.
“Sehingga masyarakat dan tamu-tamu yang datang ke Kuansing mengetahui bahwa Kabupaten Kuantan Singingi memiliki banyak budaya dan tradisi yang menjadi kearifan lokal daerah ini,” jelas Emmerson.
Selain Kuansing, Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu daerah dengan jumlah peserta terbanyak setelah tuan rumah.
“Bengkalis akan menurunkan sekitar 2.500 peserta, sementara kabupaten dan kota lainnya diperkirakan mengirimkan sekitar 1.500 orang peserta,” katanya.
Tidak hanya berlangsung di darat, kemeriahan MTQ Riau juga akan terlihat di Sungai Kuantan melalui parade perahu hias yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Tepian Narosa.
Sebanyak 11 kabupaten dan kota dipastikan ambil bagian dalam parade tersebut, sementara Kabupaten Kepulauan Meranti belum dapat berpartisipasi pada tahun ini.
Parade perahu hias diperkirakan menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan nuansa religius MTQ dengan tradisi masyarakat sungai yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kuantan Singingi.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pawai, panitia telah menyiapkan sejumlah pengaturan teknis, termasuk rekayasa lalu lintas di pusat Kota Teluk Kuantan.
Peserta pawai akan diberangkatkan dari depan Kantor Pos Teluk Kuantan. Peserta dengan nomor urut genap akan menunggu di kawasan Simpang Tugu Pelajar menuju SMAN 1 Teluk Kuantan, sedangkan peserta bernomor ganjil akan berbaris dari Simpang Tugu Pelajar menuju SMKN 1 Teluk Kuantan.
Karena panjangnya antrean peserta dan rute yang dilalui, sejumlah ruas jalan di pusat kota akan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.
“Siang ini akan dilakukan technical meeting pelaksanaan pawai ta’aruf. Kita berharap kegiatan berjalan aman, lancar, dan meriah,” tutup Emmerson. (AN)











