HarianUpdate.com | Lahat – Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, bersama Wakil Bupati Widia Ningsih mengumpulkan para ketua RT dan RW se-Kecamatan Lahat dalam rapat koordinasi yang digelar di Gedung Pertemuan Pemerintah Kabupaten Lahat, Jumat (7/8/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya penataan kota, penanganan sampah, normalisasi saluran air, serta pencegahan banjir.
Dalam arahannya, Bursah Zarnubi menegaskan bahwa penataan kawasan perkotaan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah sesuai visi dan misi “Menata Kota, Membangun Desa”.
“Kita ingin Kota Lahat menjadi lebih bersih, lebih tertata, nyaman dipandang, dan terbebas dari persoalan banjir yang selama ini dipicu oleh saluran air yang tersumbat maupun bangunan yang berdiri di atas drainase,” ujar Bursah.
Menurutnya, masih banyak ditemukan sampah yang menumpuk di gorong-gorong, sedimentasi pada saluran air, serta bangunan yang menghambat aliran drainase. Kondisi tersebut, kata dia, harus segera ditangani melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh lurah, RT, RW, dan masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui Gerakan Jumat Bersih. Fokusnya adalah membersihkan gorong-gorong, mengangkat sedimentasi, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.
Bursah menegaskan dirinya akan turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih di setiap kelurahan.
“Pastikan program Jumat Bersih benar-benar dilaksanakan secara bergotong royong. Saya sendiri akan turun mengecek pelaksanaannya di setiap kelurahan,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan instruksi tegas kepada lurah, RT, dan RW untuk mendata bangunan yang berdiri di atas saluran air karena dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya fungsi drainase.
“Bangunan yang melanggar harus diberikan peringatan terlebih dahulu. Namun apabila tetap tidak diindahkan, maka terpaksa akan dilakukan pembongkaran sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Bursah.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah melalui peningkatan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, RT, RW, tokoh masyarakat, dan seluruh warga agar budaya gotong royong kembali tumbuh dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.
Widia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup, khususnya petugas Program Kali Bersih (Prokasih), yang selama ini aktif membersihkan saluran air dan gorong-gorong di berbagai sudut Kota Lahat.
“Saya mengapresiasi kerja keras Dinas Lingkungan Hidup, khususnya tim Prokasih, yang terus membersihkan gorong-gorong di berbagai titik. Upaya ini harus didukung oleh kesadaran masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan bersama,” katanya.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur kelurahan, RT, RW, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Lahat yang bersih, tertata, nyaman, serta bebas dari persoalan banjir sebagai bagian dari implementasi visi pembangunan daerah. (HR)











