Daerah

Tampil Memukau, Grup Sri Junjungan Bengkalis Raih Juara I Lomba Tari Zapin Melayu se-Riau

16
×

Tampil Memukau, Grup Sri Junjungan Bengkalis Raih Juara I Lomba Tari Zapin Melayu se-Riau

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Grup Sri Junjungan Kabupaten Bengkalis berpose bersama usai meraih Juara I Lomba Tari Zapin Melayu yang digelar Pengprov Perwosi Riau, Senin (15/6/2026). ZA/HUC

HarianUpdate.com | Bengkalis – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri-putri terbaik Kabupaten Bengkalis. Grup Sri Junjungan berhasil meraih Juara I pada Lomba Tari Zapin Melayu yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Riau, Senin (15/6/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa seni budaya Melayu, khususnya Tari Zapin Meskom, masih mampu tampil unggul dan memikat perhatian dewan juri maupun penonton di tingkat Provinsi Riau.

Ketua Grup Sri Junjungan, Noni Lestari Handayani, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih timnya.

“Alhamdulillah, Tari Zapin Meskom memang memiliki daya tarik tersendiri dan kualitasnya tidak diragukan lagi. Setelah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai ajang, kali ini Grup Sri Junjungan kembali berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di tingkat Provinsi Riau,” ujarnya.

Pada perlombaan tersebut, Grup Sri Junjungan diperkuat oleh Noni Lestari Handayani, Farah Maulanie Febrianty, Mira Novita, Rikha Lulinda, dan Suryawati. Kelima penari tampil penuh percaya diri membawakan gerakan Tari Zapin Melayu yang anggun, energik, serta sarat dengan nilai-nilai budaya Melayu.

Menariknya, para anggota Grup Sri Junjungan merupakan penari senior alumni Sanggar Tasik yang pernah berjaya pada masanya. Mereka tercatat pernah mengikuti ajang Folklore Dance Festival Internasional dan melakukan pertunjukan budaya di sejumlah negara Eropa Barat, seperti Belanda, Italia, Prancis, Swiss, Vatikan, Belgia, Venesia, dan Milan pada tahun 2002.

Meski tergolong penari senior, semangat dan kemampuan mereka tetap terjaga sehingga mampu menyisihkan 13 grup peserta lainnya dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah menjadi kunci keberhasilan kami,” tutur Noni.

Pada ajang tersebut, Juara I diraih Grup Sri Junjungan dari Kabupaten Bengkalis, Juara II diraih Grup Al Hidayah Provinsi Riau, sedangkan Juara III diraih Grup Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Tari Zapin Meskom tetap eksis dan memiliki tempat di hati masyarakat. Sebagai salah satu warisan budaya Melayu yang berasal dari Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, tarian ini terus mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya pelestarian budaya daerah.

Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk memperkenalkan Tari Zapin Meskom, di antaranya pelaksanaan Tari Zapin Meskom massal yang melibatkan IGTKI se-Kabupaten Bengkalis di Lapangan Tugu Bengkalis hingga partisipasi pada Tari Zapin Meskom massal tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru yang berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan melibatkan 3.000 peserta.

Noni berharap prestasi yang diraih Grup Sri Junjungan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah.

“Kami berharap Tari Zapin Meskom tetap lestari di tengah derasnya arus informasi dan digitalisasi. Yang paling penting, kesenian ini terus diminati dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas budaya Melayu Bengkalis,” pungkasnya. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *