Daerah

Warga Simeulue Desak Pemerintah Aceh Bangun Permanen Jembatan Amaiteng

9
×

Warga Simeulue Desak Pemerintah Aceh Bangun Permanen Jembatan Amaiteng

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kondisi Jembatan Amaiteng di Kabupaten Simeulue yang kembali menjadi perhatian masyarakat. (HD/HUC)

HarianUpdate.com | Simeulue – Warga Kabupaten Simeulue meminta Pemerintah Aceh segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki secara permanen Jembatan Amaiteng yang dinilai sudah membutuhkan penanganan serius. Infrastruktur tersebut merupakan salah satu akses vital yang menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah itu.

Salah seorang warga Simeulue, Alis Anizar, mengatakan kondisi Jembatan Amaiteng telah lama menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya melakukan perbaikan sementara, melainkan perlu membangun kembali jembatan dengan konstruksi permanen yang memenuhi standar keselamatan.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi membangun kembali Jembatan Amaiteng secara permanen dengan konstruksi yang memenuhi standar keselamatan,” ujar Alis Anizar kepada Harianupdate.com, Senin (27/7/2026).

Ia menuturkan, kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena kondisi jembatan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Apalagi, jembatan tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari dilalui masyarakat untuk berbagai aktivitas.

Menurut Alis, persoalan Jembatan Amaiteng bukanlah hal baru. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur tersebut pernah mengalami kerusakan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, Pemerintah Kabupaten Simeulue diketahui telah melakukan peninjauan terhadap kondisi jembatan. Sebelumnya, pada 2023, jembatan penghubung ruas Sinabang–Sibigo di Desa Amaiteng Mulia, Kecamatan Simeulue Timur, sempat ambruk sehingga mengganggu arus lalu lintas dari kedua arah. Saat itu, pemerintah melakukan koordinasi untuk membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara.

Alis berharap pengalaman tersebut menjadi pelajaran agar pemerintah tidak lagi hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi segera merealisasikan pembangunan jembatan yang lebih kokoh dan aman untuk jangka panjang.

“Jangan sampai menunggu terjadi korban baru kemudian dilakukan perbaikan. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata,” tegasnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Simeulue bersama Pemerintah Aceh memastikan penanganan Jembatan Amaiteng dilakukan secara serius. Menurutnya, pembangunan permanen merupakan kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran transportasi dan distribusi ekonomi.

“Perhatian terhadap infrastruktur dasar di Simeulue jangan berhenti pada penanganan darurat saja. Masyarakat menunggu langkah konkret agar jembatan ini dapat difungsikan dengan aman dan layak dalam jangka panjang,” pungkasnya. (HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *