Daerah

Wabup Lahat Dorong Kepala Dinas Terus Berinovasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

×

Wabup Lahat Dorong Kepala Dinas Terus Berinovasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih saat berbincang santai dengan DPRD Lahat di Hotel Santika. (HR/HUC)

HarianUpdate.com | Lahat — Pemerintah Kabupaten Lahat mendorong jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi mampu menjawab persoalan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik serta kesejahteraan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., saat membuka seleksi pemagangan ke Jepang tahun 2026 di Ballroom Hotel Santika Lahat, Senin (14/9/2026).

Widia mengatakan, setiap kepala dinas perlu melihat berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan mencari solusi melalui program yang inovatif sesuai dengan kewenangan masing-masing perangkat daerah.

“Kami menuntut setiap kepala dinas untuk berinovasi. Apa yang menjadi keluhan dan masalah yang ada di Lahat harus dapat segera teratasi, termasuk kami membuka ruang kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk menyelesaikan apa yang menjadi masalah yang ada di Lahat,” ujar Widia.

Menurutnya, salah satu bentuk inovasi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan program yang mampu membantu mengurangi angka pengangguran. Program pemagangan ke Jepang menjadi salah satu upaya yang dinilai dapat membuka peluang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh pengalaman dan kesempatan kerja.

Widia menjelaskan, pemerintah kabupaten memiliki keterbatasan kewenangan dalam menjalankan sejumlah program karena sebagian program strategis berada pada pemerintah pusat melalui kementerian maupun lembaga terkait.

“Sebetulnya kewenangan Kabupaten Lahat ini sangat terbatas. Banyak program-program yang memang berasal dari pemerintah pusat seperti kementerian maupun yang lain,” katanya.

Di sisi lain, ia mengatakan Pemkab Lahat tetap berupaya menjalankan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Tetapi Alhamdulillah, dengan keterbatasan anggaran karena sekarang ini zaman efisiensi anggaran, jadi anggaran kita ini banyak ditarik oleh pusat karena program strategis Pak Presiden dan kita selalu mendukung program tersebut,” jelas Widia.

Menurut Widia, efisiensi anggaran tidak harus menghentikan upaya pemerintah daerah menghadirkan program yang bermanfaat. Karena itu, anggaran untuk kebutuhan yang dinilai kurang prioritas, seperti alat tulis kantor (ATK) dan perjalanan dinas, dapat diefisienkan untuk mendukung program yang lebih berdampak.

“Untuk memberikan program yang lebih bermanfaat seperti seleksi pemagangan ke Jepang. Jadi ini kerja sama antara pihak ketiga dan memakai APBD Kabupaten Lahat,” bebernya.

Widia juga mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lahat yang telah menyelenggarakan program seleksi pemagangan tersebut.

Ia mengatakan, Pemkab Lahat ke depan akan terus mendorong program lain yang dapat memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya melalui pelaksanaan job fair.

“Ke depan kita akan mengadakan job fair maupun yang lain untuk mendukung anak-anak muda di Kabupaten Lahat ini mendapatkan penghidupan yang layak, sehingga dapat membangun ekonomi keluarga,” ujarnya.

Program-program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Pemkab Lahat dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *