Daerah

Pekan Rakyat Lingkungan Hidup, SF Hariyanto Dorong Penguatan Konsep Green for Riau

×

Pekan Rakyat Lingkungan Hidup, SF Hariyanto Dorong Penguatan Konsep Green for Riau

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat memberi sambutan pada kegiatan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup bertajuk di Balai Adat LAM Riau, Jumat (21/8/2026). RB/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Upaya memperkuat perlindungan lingkungan dan pemulihan ekosistem di Provinsi Riau terus didorong melalui kolaborasi pemerintah, organisasi lingkungan dan masyarakat. Salah satunya melalui Pekan Rakyat Lingkungan Hidup bertajuk “Gerakan Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis” yang digelar Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau di Balai Adat LAM Riau, Jumat (21/8/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum lingkungan seperti ini penting untuk mempertemukan berbagai gagasan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga dan memulihkan ekosistem.

“Pemprov Riau mengucapkan apresiasi atas pelaksanaan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup ini,” ujar SF Hariyanto.

Ia mengatakan, persoalan lingkungan di Riau membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, organisasi lingkungan dan masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam mendorong upaya perlindungan lingkungan secara berkelanjutan.

SF Hariyanto juga menyinggung langkah Pemprov Riau dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah daerah telah menetapkan status siaga karhutla, menyiapkan personel dan helikopter, serta melakukan modifikasi cuaca sebagai bagian dari langkah pencegahan dan penanggulangan.

Namun, menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan larangan maupun pemberian sanksi. Diperlukan pendekatan yang mampu memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Pencegahan karhutla tidak cukup hanya dengan larangan dan sanksi. Kita juga harus mencari pendekatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga lingkungan,” kata SF Hariyanto.

Ia mendorong konsep “Green for Riau” sebagai salah satu pendekatan dalam menjawab persoalan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan kawasan gambut secara bijak dapat menjadi bagian dari solusi dengan tetap memperhatikan fungsi ekologis kawasan.

“Pemanfaatan kawasan gambut harus dilakukan secara bijak. Masyarakat perlu diberikan alternatif yang tetap memberikan manfaat ekonomi, tetapi tidak mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

SF Hariyanto menilai kelestarian ekosistem tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki kawasan gambut dan ekosistem rentan.

Karena itu, ia berharap Pekan Rakyat Lingkungan Hidup tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi mampu menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan dalam kebijakan pembangunan daerah.

“Dari pertemuan ini, Pekan Raya Lingkungan Hidup bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan perlindungan ekologis, untuk menyempurnakan Green for Riau,” katanya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai gagasan dan potensi yang berkembang di Riau dalam bidang lingkungan hidup.

Ia mengaku telah beberapa kali datang ke Riau untuk menggali berbagai ide yang dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap upaya perbaikan lingkungan.

“Saya beberapa kali ke Riau, karena daya tarik untuk mendapatkan ide dan gagasan di Riau ini banyak,” ujar Mohammad Jumhur Hidayat.

Menurutnya, berbagai gagasan yang lahir dari daerah memiliki potensi untuk memperkaya kebijakan pengelolaan lingkungan secara lebih luas.

Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang bertemunya pemerintah, organisasi lingkungan dan masyarakat untuk menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan ekologis.

“Berbagai ide dan gagasan yang muncul dari Riau diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik,” katanya.

Pembukaan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam menjaga lingkungan, mendorong pemulihan ekosistem dan mencari solusi yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *