Daerah

Pemkab Karimun Gandeng PT Saipem Indonesia Percepat Penanganan Stunting di Wilayah Pulau Kundur

1
×

Pemkab Karimun Gandeng PT Saipem Indonesia Percepat Penanganan Stunting di Wilayah Pulau Kundur

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, membuka Orientasi 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Wilayah Pulau Kundur di Kampung Kebun Pinang, Kelurahan Tanjung Batu Kota. (MS/HUC)

HarianUpdate.com | Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Gerakan Intervensi Serentak Cegah Stunting. Program tersebut dijalankan secara kolaboratif dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta dukungan sektor swasta sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas kesehatan anak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun per Juni 2026, hasil penimbangan dan pengukuran terhadap 11.297 balita menunjukkan prevalensi stunting berada pada angka 7,57 persen atau sebanyak 855 balita. Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen untuk terus menekan angka tersebut melalui berbagai program intervensi yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, saat membuka Orientasi 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Wilayah Pulau Kundur yang dipusatkan di Kampung Kebun Pinang, Kelurahan Tanjung Batu Kota.

Menurut Iskandarsyah, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, kita berkumpul hari ini dengan satu tekad untuk terus menurunkan angka stunting di Kabupaten Karimun. Upaya penanganannya harus dilakukan secara komprehensif. Kita merupakan daerah pesisir yang kaya akan sumber protein, namun masih terdapat masyarakat yang memiliki keterbatasan daya beli terhadap pangan bergizi. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak,” ujar Iskandarsyah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para kader Posyandu agar melaksanakan pengukuran dan pemantauan tumbuh kembang balita secara teliti dan sesuai prosedur.

“Pengecekan dan pengukuran ini sangat penting. Saya meminta seluruh kader melakukannya dengan sungguh-sungguh karena data tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah dalam penanganan stunting,” katanya.

Selain menghadiri kegiatan orientasi kader Posyandu, Bupati Iskandarsyah juga meninjau kondisi kesehatan siswa di SD Negeri 003 dan SD Negeri 004 Kundur. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pemantauan kesehatan anak terus berlanjut sejak usia balita hingga usia sekolah.

Pelaksanaan orientasi kader Posyandu tersebut mendapat dukungan dari PT Saipem Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/TJSP). Sebanyak 100 kader Posyandu dari lima kecamatan di wilayah Pulau Kundur, yakni Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat, dan Ungar, mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2025, perusahaan tersebut juga telah memberikan pelatihan kepada 134 kader Posyandu di wilayah Tanjung Balai Karimun.

Melalui program TJSP, PT Saipem Indonesia turut mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan, di antaranya pemberian mikronutrien (Taburia) kepada balita yang membutuhkan, distribusi makanan bergizi, serta pendampingan melalui kunjungan rumah (home visit) oleh kader Posyandu untuk memantau perkembangan anak secara berkala.

Pemerintah Kabupaten Karimun menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menutup sambutannya, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas daerah.

“Sumber daya manusia yang unggul berawal dari anak-anak yang sehat, cerdas, dan memiliki karakter yang baik. Karena itu, kita akan terus memperkuat program peningkatan gizi dan kesehatan anak sebagai investasi untuk masa depan Kabupaten Karimun,” pungkasnya. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *