Daerah

Siswa Diduga Keracunan MBG di Dumai Mulai Membaik, Wali Kota Paisal Pastikan Perawatan Gratis

0
×

Siswa Diduga Keracunan MBG di Dumai Mulai Membaik, Wali Kota Paisal Pastikan Perawatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wali Kota Dumai, H. Paisal Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Mukhlis Suzantri, serta Direktur RSUD, dr. Suhatman, dr. Eka Viora Effendi, saat menjenguk sejumlah siswa sekolah dasar yang menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG. (WL/HUC)

HarianUpdate.com | Dumai – Senyum mulai kembali menghiasi wajah sejumlah siswa sekolah dasar yang menjalani perawatan di RSUD dr. Suhatman, MARS, Kota Dumai, setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kondisi para siswa dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis. Kabar tersebut langsung mendapat perhatian Wali Kota Dumai H. Paisal yang datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memberikan dukungan.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri serta Direktur RSUD dr. Suhatman, dr. Eka Viora Effendi, H. Paisal mendatangi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tempat sejumlah siswa menjalani perawatan.

Mengenakan seragam Pramuka, para siswa tampak mendapat perhatian langsung dari Wali Kota. Paisal menyapa dan memberikan semangat kepada anak-anak yang sedang menjalani proses pemulihan.

Suasana di ruang perawatan pun terlihat lebih hangat. Sejumlah siswa yang sebelumnya mendapat penanganan medis mulai menunjukkan kondisi yang lebih baik dan kembali tersenyum.

Wali Kota Dumai H. Paisal menegaskan pemerintah daerah memberikan perhatian penuh terhadap kondisi seluruh siswa yang menjalani perawatan.

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak kita adalah prioritas nomor satu saat ini. Alhamdulillah, kami sudah instruksikan pihak RSUD dr. Suhatman untuk memberikan pelayanan medis yang maksimal hingga seluruh siswa benar-benar sembuh dan bisa kembali pulang ke rumah,” ujar H. Paisal, dikutip Jumat (14/8/2026).

Paisal memastikan seluruh biaya perawatan siswa di rumah sakit ditanggung pemerintah daerah. Menurutnya, pelayanan medis harus diberikan secara maksimal hingga kondisi para siswa benar-benar dinyatakan pulih.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pelayanan terbaik. Jangan sampai ada orang tua yang khawatir mengenai biaya selama anaknya menjalani perawatan,” katanya.

Di tengah kondisi siswa yang mulai membaik, Pemerintah Kota Dumai juga menyiapkan langkah evaluasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut.

Paisal mengatakan Pemko Dumai akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan program MBG, khususnya menyangkut keamanan makanan yang diterima para siswa.

“Insyaallah Pemko Dumai akan mengambil langkah-langkah terhadap permasalahan ini dengan melibatkan pihak terkait. Kami memastikan evaluasi ketat akan dilakukan agar standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan program Makan Bergizi Gratis di Kota Dumai ke depan terjaga penuh dan kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa, tetapi juga seluruh proses yang berkaitan dengan penyediaan dan pendistribusian menu MBG.

“Mulai dari standar keamanan, kebersihan sampai kelayakan pangan akan kita evaluasi. Ini penting agar program MBG benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi anak-anak kita,” ujar Paisal.

Ia menegaskan, program MBG merupakan program yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu, aspek keamanan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat.

“Kita mendukung program Makan Bergizi Gratis karena tujuannya sangat baik. Tetapi pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan kualitas dan keamanan pangan,” katanya.

Selain jajaran Pemerintah Kota Dumai, personel Polres Dumai, guru dan orang tua juga terlihat mendampingi para siswa selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Kehadiran keluarga, guru dan aparat kepolisian memberikan dukungan moral bagi para siswa selama menjalani proses pemulihan.

Pemerintah Kota Dumai berharap kondisi seluruh siswa terus membaik hingga dinyatakan pulih oleh tim medis dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Pemko Dumai juga memastikan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG akan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang serta memastikan program tersebut dapat berjalan secara aman, sehat dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa. (WL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *