HarianUpdate.com | Batam — Sembilan jurnalis senior asal Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan bergabung dalam struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS).
Penyerahan dokumen pernyataan sikap penggabungan diri tersebut diterima langsung Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba di Batam, Kamis (17/9/2026).
Sembilan jurnalis yang bergabung tersebut yakni Ady Indra Pawennari, Amril, Richard Nainggolan, Andi Gino, Ambok Akok, Novianto, Iman Suryanto, Qori Ul Fitra, serta Roma Uly Sianturi.
Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba membenarkan penerimaan dokumen tersebut. Menurutnya, dokumen itu menjadi bagian dari proses administrasi bergabungnya para jurnalis asal Kepri ke dalam organisasi.
“Hari ini kami menerima dokumen pernyataan sikap dari teman-teman di Kepri untuk bersama-sama bergabung dan membesarkan PJS, mulai hari ini dan seterusnya,” ujar Mahmud.
Mahmud yang juga disebut sebagai Ahli Pers Dewan Pers mengatakan, penguatan struktur organisasi di daerah menurutnya tidak hanya berkaitan dengan penambahan anggota, tetapi juga peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan.
Ia menyebut PJS memiliki program pembinaan dan peningkatan kapasitas wartawan, termasuk melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Selain peningkatan kompetensi, Mahmud mengatakan organisasi juga menempatkan pendampingan dan advokasi hukum sebagai salah satu perhatian dalam menjalankan organisasi.
“Siapa pun wartawan kita yang karya jurnalistiknya dipidanakan atau dilaporkan ke Dewan Pers, atau mendapat tekanan psikologis maupun fisik, maka PJS ada di barisan terdepan,” tegas Mahmud.
Dalam keterangannya, Mahmud menyampaikan bahwa PJS saat ini tengah menjalani proses verifikasi sebagai calon konstituen Dewan Pers.
Ia menyebut PJS telah membentuk jaringan di 23 provinsi dengan total 750 anggota. Dari jumlah tersebut, menurut Mahmud, sebanyak 205 anggota telah memiliki sertifikat kompetensi wartawan.
Sementara itu, perwakilan jurnalis senior Kepri, Ady Indra Pawennari, menyampaikan harapan agar bergabungnya para jurnalis tersebut dapat membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan organisasi dan kehidupan pers.
“Semoga kehadiran kami bisa memberikan warna tersendiri dalam berkolaborasi dan memajukan PJS ke depannya,” ujar Ady.
Bergabungnya sembilan jurnalis senior asal Kepri tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi PJS di tingkat pusat, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara jurnalis di daerah dan kepengurusan nasional. (MS)











