HarianUpdate.com | Inhil – Semangat nasionalisme sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus digaungkan jajaran Polsek Reteh melalui kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.
Dalam kegiatan yang digelar di Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (10/8/2026), polisi tidak hanya membagikan Bendera Merah Putih, tetapi juga mengajak masyarakat dan anak-anak sekolah melakukan penanaman mangrove.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima, S.I.P., M.H., bersama jajaran personel. Selain penanaman mangrove dan pembagian bendera, polisi juga memberikan kado kepada anak-anak sekolah sebagai bentuk kepedulian sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Kepala Desa Sungai Undan Anton Abdul Rahman, S.Pd., Sekretaris Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, personel Polsek Reteh, siswa-siswi SD, serta masyarakat setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menyambut dan memeriahkan momentum kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.
Anak-anak sekolah yang hadir diajak mengenal pentingnya keberadaan mangrove bagi lingkungan. Melalui penanaman pohon secara langsung, para siswa diberikan pemahaman bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Green Policing yang digaungkan Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., dengan mendorong keterlibatan kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun kesadaran ekologis.
Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk di wilayah yang relatif jauh dan sulit dijangkau.
“Ekspedisi Merah Putih ini bukan sekadar membagikan bendera. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dan sulit dijangkau, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus mengajak generasi muda mencintai dan menjaga lingkungan,” ujar Rozi.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih. Kecintaan terhadap Indonesia juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan.
“Merah Putih dan lingkungan memiliki makna yang sama-sama penting untuk diwariskan kepada generasi berikutnya. Kecintaan terhadap tanah air tidak hanya diwujudkan dengan mengibarkan bendera, tetapi juga dengan menjaga alam yang menjadi bagian dari Indonesia,” katanya.
Ia berharap edukasi yang diberikan kepada anak-anak dapat menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa mencintai Indonesia juga berarti merawat tanah, sungai, hutan dan mangrove. Dari Desa Sungai Undan, kita tanamkan semangat bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa,” tambahnya.
Selain memberikan edukasi, kehadiran personel Polsek Reteh dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Polsek Reteh menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan manfaat bagi masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terluar maupun kawasan yang memiliki akses relatif sulit.
Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada simbol, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata menjaga persatuan, membangun kepedulian sosial, serta melestarikan lingkungan untuk generasi mendatang. (GM)











