Daerah

Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

13
×

Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

Sebarkan artikel ini
Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah
Teks foto: Ilustrasi Masyarakat memadati lokasi operasi pasar murah yang akan digelar Pemprov Riau sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan. (Ir/HUC)

HarianUpdate.com | Riau – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah terus mengupayakan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Upaya tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti.

Menurut Tetty, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

“Melalui operasi pasar murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri,” ujar Tetty.

Ia menjelaskan, pada pekan pertama Februari 2026, operasi pasar murah akan digelar di lima lokasi yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Untuk wilayah Kota Pekanbaru, operasi pasar murah akan dilaksanakan pada 2 Februari di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, 3 Februari di halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari, dan 4 Februari di fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat. Selanjutnya, pada 6 Februari kegiatan akan digelar di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya.

Sementara itu, untuk Kabupaten Kampar, operasi pasar murah dijadwalkan pada 5 Februari di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim.

Tetty memastikan harga bahan pokok yang dijual dalam operasi pasar tersebut berada di bawah harga pasar. Beberapa komoditas yang disediakan di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anak Daro Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram, beras Sokan Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Salvaco Rp21.000 per liter, minyak Palmco Rp16.000 per bungkus, serta Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia pula garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, dan tepung tapioka Rp8.000 per bungkus. Untuk komoditas cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, serta telur ayam, harga disesuaikan dengan harga petani dan kondisi pasar yang bersifat dinamis.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik,” imbuhnya.

Operasi pasar murah tersebut akan dimulai setiap hari pukul 08.00 WIB hingga stok habis.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan pokok guna mendukung kelancaran operasi pasar murah di setiap lokasi.

“Setiap lokasi kami siapkan sekitar 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP, serta masing-masing 40 karung beras Anak Daro kemasan 10 kilogram dan 5 kilogram,” jelas Ade.

Selain itu, lanjutnya, beras Sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama, ditambah 50 papan telur ayam di setiap lokasi, serta pasokan cabai merah dan bawang merah. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *