News

Ketua BAZNAS Lahat Bantah Dugaan Pemotongan Dana Donasi Rp100 Juta, Ini Penjelasannya

0
×

Ketua BAZNAS Lahat Bantah Dugaan Pemotongan Dana Donasi Rp100 Juta, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat, Erwin Arsah, serta kantor dan dokumen. (HR/HUC)

HarianUpdate.com | Lahat – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lahat, Erwin Arsah, memberikan klarifikasi terkait dugaan pemotongan dana donasi sebesar Rp100 juta yang belakangan menjadi sorotan. Ia menegaskan seluruh proses penyaluran dana dilakukan sesuai arahan dari donatur yang identitasnya tidak dipublikasikan atau disebut sebagai “Hamba Allah”.

Saat ditemui di Kantor BAZNAS Kabupaten Lahat, Kamis (6/8/2026), Erwin menjelaskan kronologi penerimaan dan penyaluran bantuan tersebut.

“Awalnya pada Juni 2026 saya mendapat telepon dari seorang Hamba Allah yang menyampaikan akan memberikan bantuan sebesar Rp100 juta. Sebelum dana itu kami terima, saya sudah menginformasikan kepada rekan-rekan di grup internal BAZNAS bahwa akan ada bantuan sebesar Rp100 juta,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, sekitar sepekan kemudian donatur kembali menghubunginya dan mempersilakan dana tersebut diambil.

“Saat hendak mengambil dana itu, Hamba Allah menyampaikan agar dari Rp100 juta dipisahkan Rp15 juta. Kemudian beliau menambahkan lagi Rp5 juta sehingga total Rp20 juta untuk disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas di Desa Tanjung Sakti. Bantuan tersebut tetap disalurkan atas nama BAZNAS Kabupaten Lahat dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan, Ibu Yeni Nopiansari, didampingi Mudir Ponpes Ashadi Qudsi,” jelasnya.

Erwin mengatakan, donatur juga memberikan arahan mengenai penggunaan sisa dana sebesar Rp80 juta lebih.

“Hamba Allah menyarankan agar Rp50 juta dimasukkan ke rekening infak BAZNAS Kabupaten Lahat, sedangkan Rp35 juta digunakan untuk operasional BAZNAS,” katanya.

Ia menjelaskan, dana sebesar Rp50 juta telah disetorkan ke rekening BAZNAS pada 17 Juni 2026.

“Setelah muncul berbagai tudingan dan opini di internal maupun pemberitaan media, pada 14 Juli 2026 saya meminta bendahara BAZNAS mengirimkan sisa Rp35 juta ke rekening BAZNAS, sehingga total dana yang masuk ke rekening BAZNAS menjadi Rp85 juta,” ungkap Erwin.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Tanjung Sakti, Yeni Nopiansari, bersama Mudir Ponpes Ashadi Qudsi membenarkan adanya penyaluran bantuan sebesar Rp20 juta dari BAZNAS Kabupaten Lahat.

“Alhamdulillah, bantuan sebesar Rp20 juta kami terima langsung dari Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu kebutuhan para santri yang kurang mampu,” ujar Ashadi Qudsi.

Ashadi juga mengatakan rombongan BAZNAS Kabupaten Lahat datang langsung ke pondok pesantren untuk menyerahkan bantuan tersebut.

“Saat itu Ketua BAZNAS bersama Hamba Allah dan beberapa pengurus datang sekitar pukul 14.00 WIB. Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh kami dan setelah itu Ketua BAZNAS juga melaksanakan salat Ashar berjamaah di pondok pesantren,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi yang disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat merupakan tanggapan atas dugaan yang beredar mengenai penyaluran dana donasi tersebut. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *