HarianUpdate.com | Kuansing – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyambut kepulangan jemaah haji asal Kuansing yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Rabu (10/6/2026).
Mewakili Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing Drs. Azhar Ali, MM, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah serta mendoakan agar mereka memperoleh predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah.
Dalam sambutannya, Azhar Ali juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kuansing yang tidak dapat hadir secara langsung karena masih menjalankan tugas pemerintahan.
“Pak Bupati Dr. H. Suhardiman Amby menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya. Beliau menitipkan doa dan rasa syukur kepada seluruh jemaah. Semoga seluruh jemaah haji Kuansing menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah, serta seluruh amal ibadah diterima Allah SWT,” kata Azhar Ali.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan terus memberikan perhatian kepada seluruh jemaah, termasuk dua jemaah yang dipindahkan ke Kloter 18 karena kondisi kesehatan.
“Sesuai arahan Pak Bupati, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian khusus kepada jemaah yang masih berada di Tanah Suci dan dipindahkan ke Kloter 18 karena kondisi kesehatan, hingga nantinya kembali ke Kuansing dengan selamat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua jemaah haji asal Kuansing.
Kedua jemaah tersebut yakni Ngadirejo binti Arjo (74), warga Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, yang wafat sebelum keberangkatan, serta Ratinis bin Abdul Ghani (79), warga Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, yang meninggal dunia di Tanah Suci.
Azhar Ali menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat sejak proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah haji ke daerah.
“Kami hadir bukan hanya pada saat pemberangkatan, tetapi juga memastikan seluruh jemaah kembali dalam kondisi sehat dan selamat. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” pungkasnya. (AN)











