Daerah

Dari Pulau Punjung ke Puncak Karier Birokrasi, Medison Resmi Jadi Sekda Dharmasraya

30
×

Dari Pulau Punjung ke Puncak Karier Birokrasi, Medison Resmi Jadi Sekda Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Poster ucapan selamat kepada, Medison sebagai sekda Dharmasraya. (BR/HUC)

HarianUpdate.com | Dharmasraya – Perjalanan karier birokrasi Medison dapat dikatakan berawal dari Kabupaten Dharmasraya. Tiga dekade setelah mengawali pengabdiannya di Kecamatan Pulau Punjung, ia kini dipercaya menduduki jabatan tertinggi dalam birokrasi daerah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Dharmasraya.

Medison resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Kamis (7/5/2026).

Birokrat kelahiran 9 April 1971 itu bukan sosok baru bagi masyarakat Dharmasraya. Saat wilayah Dharmasraya masih menjadi bagian dari Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, Medison pernah bertugas sebagai Kepala Seksi Pembangunan Masyarakat Desa (Kasi PMD) di Kecamatan Pulau Punjung pada periode 1994 hingga 1996.

Pengalaman tersebut menjadi titik awal perjalanan panjang kariernya di dunia birokrasi. Berbekal pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) RI Jakarta dan Program Pascasarjana Universitas Andalas, Medison terus meniti karier di berbagai bidang pemerintahan.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari urusan pemerintahan umum, administrasi kependudukan, tata pemerintahan nagari, hingga memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah.

Karier suami dari Ny. Wilma Montezi Medison itu semakin berkembang saat dipercaya menjabat Camat Lubuk Tarok dan Camat Kamang Baru di Kabupaten Sijunjung. Selanjutnya, ia memimpin Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Sijunjung sebelum melanjutkan pengabdian di Kabupaten Solok.

Di Kabupaten Solok, Medison pernah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Asisten II Sekretariat Daerah, Penjabat Sekretaris Daerah, hingga akhirnya dipercaya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok secara definitif sejak tahun 2022.

Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu modal penting yang mengantarkannya dipercaya memimpin birokrasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Dalam posisi barunya, Medison akan mendampingi Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik di Kabupaten Dharmasraya.

Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Selain dituntut memperkuat soliditas aparatur sipil negara (ASN), Medison juga diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengawal pelaksanaan reformasi birokrasi di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan dinamika pemerintahan yang terus berkembang.

Riwayat Jabatan Medison

1. Kasi PMD Kecamatan Pulau Punjung (1994–1996)
2. Kasubag Catatan Sipil Bagian Pemerintahan Kabupaten Sijunjung (1998–1999)
3. Kasubag Tata Pemerintahan Nagari Kabupaten Sijunjung (2002–2004)
4. Camat Lubuk Tarok (2004–2006)
5. Camat Kamang Baru (2006–2011)
6. Kepala Badan PMPN Kabupaten Sijunjung (2011–2016)
7. Kepala DPMN Kabupaten Solok (2016–2019)
8. Asisten II Setda Kabupaten Solok (2019–2021)
9. Penjabat Sekda Kabupaten Solok (2021–2022)
10. Sekda Kabupaten Solok (2022–2026)
11. Sekda Kabupaten Dharmasraya (2026–sekarang). ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *