Daerah

Dinas Ketahanan Pangan Lahat Raih Penghargaan Nasional atas Pelaksanaan GPM

×

Dinas Ketahanan Pangan Lahat Raih Penghargaan Nasional atas Pelaksanaan GPM

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (HR/HUC)

HarianUpdate.com | Lahat — Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Ketahanan Pangan meraih penghargaan atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Lahat dalam 50 besar daerah secara nasional dan disebut sebagai peringkat pertama di tingkat kabupaten se-Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan yang terjangkau sekaligus mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam keterangan terkait program tersebut, hingga 13 Oktober 2026, kegiatan GPM telah dilaksanakan sebanyak 10.242 kali di 38 provinsi dan 453 kabupaten/kota di Indonesia. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pihak terkait.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat, Pukatul Hadi, S.P., M.Si., melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Ahmad Firdaus, S.P., M.M.A., menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak.

Menurut Firdaus, keberhasilan pelaksanaan GPM merupakan hasil pembinaan dan arahan Bupati serta Wakil Bupati Lahat, disertai dukungan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan jajaran Dinas Ketahanan Pangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi semua pihak yang terkait, termasuk tim GPM Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat dan mitra vendor Bulog Lahat,” ujar Firdaus, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, GPM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Hingga saat ini, kegiatan GPM Dinas Ketahanan Pangan di bawah bimbingan TPID dan melalui kemitraan dengan Bulog dilaksanakan dua kali seminggu secara mandiri,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, GPM menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, antara lain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, gula pasir, telur, serta sejumlah komoditas pangan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaksanaan GPM secara rutin juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas pasokan bahan pokok.

Meski demikian, keberlanjutan program dan efektivitasnya dalam menjaga stabilitas harga perlu terus didukung melalui pemantauan harga, ketersediaan stok, serta evaluasi pelaksanaan di lapangan. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *