Daerah

Pemkab Bengkalis Evaluasi Peran Posyandu dalam Pelayanan Dasar Masyarakat

37
×

Pemkab Bengkalis Evaluasi Peran Posyandu dalam Pelayanan Dasar Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis Rita Puspa meninjau pelaksanaan layanan Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Kenanga 1 Parit Bangkong dan Posyandu Cempedak Desa Kelapapati. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis melaksanakan monitoring dan evaluasi di dua Posyandu di Kecamatan Bengkalis guna melihat implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat pelayanan dasar masyarakat, Jumat (8/5/2026).

Dua Posyandu yang menjadi lokasi monitoring yakni Posyandu Kenanga 1 Parit Bangkong dan Posyandu Cempedak Desa Kelapapati.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendukung pelaksanaan enam bidang pelayanan dasar sesuai instruksi pemerintah pusat, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Dalam kegiatan itu, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis, Rita Puspa, melakukan peninjauan terhadap administrasi, pelayanan Posyandu, keterlibatan kader, serta sarana dan prasarana pendukung.

Selain itu, tim juga berdialog dengan kader Posyandu dan masyarakat guna mendengar langsung berbagai kendala dan kebutuhan dalam pelaksanaan Posyandu berbasis 6 SPM.

“Posyandu saat ini bukan hanya fokus pada pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mendukung implementasi 6 SPM. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” ujar Rita Puspa.

Ia menambahkan, kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga perlu mendapat dukungan dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten agar pelayanan Posyandu berjalan optimal.

Monitoring tersebut juga menilai sejumlah aspek pelayanan, seperti pencatatan data sasaran, kegiatan rutin Posyandu, program pemberian makanan tambahan, imunisasi, edukasi kesehatan, hingga keterhubungan layanan Posyandu dengan program pemerintah lainnya.

Rita berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap monitoring ini dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan dasar yang merata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Eji Marlina, mengatakan implementasi 6 SPM di Posyandu turut mendukung pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Khusus SPM sosial di Posyandu, kader Posyandu saat ini menjadi tempat mengadu permasalahan sosial di masyarakat, sehingga kader dapat menerima data dan laporan yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan,” ujar Eji Marlina.

Senada dengan itu, Camat Bengkalis, Rafli Kurniawan, menyebut keberadaan Posyandu berbasis 6 SPM memudahkan masyarakat dalam menyampaikan berbagai keluhan.

“Masyarakat saat ini tidak perlu lagi pergi ke dinas terkait, namun cukup melaporkan permasalahan melalui Posyandu terdekat,” katanya. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *