Daerah

Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Iduladha 1447 H

27
×

Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Iduladha 1447 H

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat meninjau salah satu lokasi pasar murah di kota Pekanbaru. (IR/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah yang menyasar langsung kawasan permukiman masyarakat guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta mengendalikan harga komoditas penting.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Taufiq OH, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran distribusi dan kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan.

“Sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok, Pemprov Riau terus menggencarkan operasi pasar murah untuk hadir di tengah masyarakat dengan tujuan memastikan kelancaran distribusi dan kestabilan harga komoditas penting,” ujar Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, pada pekan tersebut pasar murah dijadwalkan berlangsung di dua lokasi di Kota Pekanbaru. Kegiatan hari pertama digelar pada Senin (25/5/2026) di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai.

Selanjutnya, pasar murah hari kedua dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) di halaman Kantor Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai.

Menurut Tetty, pelaksanaan pasar murah pekan ini hanya berlangsung selama dua hari karena bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama Iduladha.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan, Tetty memastikan harga komoditas yang dijual melalui pasar murah berada di bawah harga pasar umum.

“Harga yang kami tawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha,” katanya.

Berdasarkan daftar harga yang disiapkan, beras SPHP kualitas medium dijual seharga Rp60.000 per kemasan lima kilogram. Sementara beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp165.000 per kemasan 10 kilogram serta Rp83.000 untuk kemasan lima kilogram.

Selain beras, tersedia pula Minyakita dengan harga Rp15.500 per kemasan, gula pasir Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Segitiga Biru Rp13.000 per bungkus, serta garam kemasan seharga Rp2.000.

Untuk komoditas hortikultura seperti cabai merah, bawang, kentang, dan telur ayam, harga penjualan akan disesuaikan dengan perkembangan harga di tingkat petani. (IR)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *