News

Pramudi KWK Jakarta Resmi Masuk FSPTSI-KSPSI, Fokus Pembinaan dan Kesejahteraan

8
×

Pramudi KWK Jakarta Resmi Masuk FSPTSI-KSPSI, Fokus Pembinaan dan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ketua Umum PP FSPTSI-KSPSI KRH HM Jusuf Rizal menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) kepada perwakilan Pramudi KWK Jakarta di Training Center Indonesia (TCI) FSPTSI, Radar Auri, Cibubur, Jakarta, Senin (11/5/2026). ZA/HU

HarianUpdate.com | Jakarta – Sebanyak 4.000 pramudi dan pengurus Koperasi Wahana Kalpika (KWK) se-DKI Jakarta resmi bergabung dengan Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan KRH HM Jusuf Rizal.

Bergabungnya para pengemudi mikrotrans KWK tersebut ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) kepada perwakilan pramudi oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FSPTSI-KSPSI, Drs. KRH HM Jusuf Rizal SH SE M.Si di Training Center Indonesia (TCI) FSPTSI, Radar Auri, Cibubur, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Jusuf Rizal menyebut langkah tersebut menjadi sejarah baru bagi pramudi KWK dan FSPTSI-KSPSI karena selama ini para pengemudi belum tergabung secara formal dalam serikat pekerja.

“Ini merupakan sejarah bagi kedua belah pihak. Selama ini Pramudi KWK belum tergabung ke serikat pekerja manapun secara formal. Baru setelah adanya berbagai regulasi kebijakan pemerintah, FSPTSI-KSPSI kini mewadahi para pengemudi se-Jakarta,” ujar Jusuf Rizal kepada wartawan.

Menurutnya, melalui organisasi FSPTSI-KSPSI para pramudi akan mendapatkan pembinaan, perlindungan, serta program peningkatan kesejahteraan bagi pengemudi dan keluarganya.

Ia menjelaskan, organisasi tersebut akan memberikan pelatihan kompetensi, sertifikasi profesi, hingga pendampingan hukum apabila para pengemudi menghadapi persoalan di lapangan saat menjalankan aktivitas kerja.

“Kami akan melakukan pembinaan para pengemudi, baik kompetensi, sertifikasi, maupun perlindungan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Satgas FSPTSI-KSPSI juga siap turun membantu jika ada gangguan,” katanya.

Jusuf Rizal menegaskan pihaknya siap memberikan bantuan advokasi hukum apabila terdapat gangguan dari oknum tertentu terhadap para pengemudi.

“Jika ada preman, oknum LSM, ormas, pejabat maupun aparat yang mengganggu, kami tentu siap, termasuk memberi bantuan advokasi dan hukum bagi para pengemudi dan keluarganya,” tegasnya.

Ke depan, FSPTSI-KSPSI juga berencana menggelar Jambore Pramudi Jakarta yang akan diisi berbagai kegiatan peningkatan kapasitas pengemudi, seperti pelatihan keselamatan berlalu lintas, penyuluhan, hingga pemberian beasiswa bagi pengemudi muda.

Selain itu, organisasi tersebut juga akan mengadakan Festival Pramudi Jakarta yang melibatkan keluarga pengemudi, khususnya para istri pramudi.

“Kami ingin meningkatkan keterampilan keluarga pengemudi melalui pelatihan UMKM, seminar, bazar, pengajian hingga wisata religi,” tambah Jusuf Rizal.

Program tersebut nantinya akan dijalankan bersama Perempuan LIRA yang dipimpin Ranti Erlion Tanjung.

Sementara itu, perwakilan Pramudi KWK, Roisudin Ilyas, menyambut positif bergabungnya para pengemudi ke FSPTSI-KSPSI. Ia berharap organisasi tersebut mampu memperjuangkan kepentingan para pramudi sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Dengan program bina, lindung dan sejahtera yang ditawarkan FSPTSI-KSPSI, kami berharap organisasi ini dapat membela kepentingan Pramudi KWK dan mensejahterakan para pengemudi,” ujar Roisudin.

Ia juga berharap keberadaan FSPTSI-KSPSI dapat memberikan rasa aman bagi para pramudi dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. (ZA)

Penulis: Zulazmi Editor: Bobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *