HarianUpdate.com | Jombang – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Jombang, M Syarif Hidayattuloh atau akrab disapa Gus Sentot, menyatakan kesiapan untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dipusatkan di Kompleks Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang.
Menurut Gus Sentot, pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Kabupaten Jombang bukan hanya agenda organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi kehormatan sekaligus momentum bersejarah bagi daerah yang dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan NU tersebut.
“Muktamar NU ke-35 di Tambakberas adalah momentum sejarah. Sebagai wakil rakyat dan warga Jombang, saya berkewajiban ikut mengawal dan menyukseskan agar acara berjalan lancar, aman, dan membawa berkah untuk umat,” ujar Gus Sentot saat ditemui di Jombang, Rabu (19/8/2026).
Ia menilai kesuksesan pelaksanaan Muktamar membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, ulama, pesantren dan masyarakat.
Menurutnya, hubungan antara ulama dan umara perlu terus diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan Muktamar dapat berlangsung tertib sekaligus memberikan kenyamanan bagi para peserta dan tamu yang datang ke Jombang.
“Ini tentang marwah Jombang sebagai pusat peradaban NU. Kita semua harus turun tangan, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, hingga masyarakat,” tegasnya.
Gus Sentot mengatakan DPRD Kabupaten Jombang siap mendorong dukungan yang diperlukan sesuai kewenangan lembaga legislatif, termasuk dalam aspek penganggaran, pengamanan maupun fasilitasi infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.
“DPRD Jombang akan mendorong dukungan yang diperlukan, mulai dari aspek penganggaran, pengamanan hingga fasilitasi infrastruktur. Ini penting agar para kiai, pengurus NU, peserta, serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri dapat mengikuti rangkaian Muktamar dengan aman dan nyaman,” katanya.
Kompleks Pondok Pesantren Tambakberas menjadi salah satu pusat kegiatan Muktamar NU ke-35. Ribuan peserta, kiai dan pengurus NU dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dalam agenda akbar tersebut.
Bagi Gus Sentot, kehadiran ribuan peserta dan tamu juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Jombang untuk menunjukkan keramahan sebagai tuan rumah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang, sekaligus menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama rangkaian Muktamar berlangsung.
“Jombang harus siap. Kita sambut para ulama dengan doa, dengan kerja nyata, dan dengan semangat khidmah,” pungkasnya.
Selain aspek keagamaan dan organisasi, Gus Sentot berharap momentum Muktamar NU ke-35 turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jombang.
Menurutnya, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), penginapan, kuliner hingga pariwisata religi berpotensi ikut bergerak seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan Muktamar.
“Harapan kita, Muktamar ini tidak hanya berjalan sukses secara organisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Jombang. UMKM, kuliner, penginapan dan sektor lainnya harus bisa ikut merasakan dampak positifnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan hanya ditentukan oleh kesiapan lokasi utama kegiatan, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam menjaga nama baik Kabupaten Jombang.
“Mari kita tunjukkan bahwa Jombang siap menjadi tuan rumah yang baik. Kita jaga bersama keamanan, kebersihan, keramahan dan kenyamanan bagi seluruh peserta Muktamar,” tutup Gus Sentot. (NN)











