HarianUpdate.com | Bengkalis – Semangat persatuan dan toleransi kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Bengkalis melalui kegiatan yang mempertemukan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama lintas agama, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas daerah di Negeri Junjungan.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andri Wahono, AP., M.Si. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya memperkokoh persatuan masyarakat yang hidup dalam keberagaman.
Selain itu, Komandan Kodim 0303/Bengkalis diwakili Danramil Bengkalis Kapten Yogi Samudra. Hadir pula perwakilan Pengadilan Negeri Bengkalis, Kejaksaan Negeri Bengkalis, Pos Angkatan Laut (Posal) Bengkalis, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkalis.
Staf Ahli Bupati Bengkalis, Andri Wahono, mengatakan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Perbedaan suku, agama, dan budaya yang dimiliki Kabupaten Bengkalis harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun daerah secara bersama-sama,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Buddha, dan Konghucu beserta para jamaah. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi dan semangat hidup berdampingan secara harmonis di Kabupaten Bengkalis.
Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bengkalis, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkalis, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen lainnya yang selama ini aktif menjaga nilai-nilai kebersamaan.
Seluruh pihak yang hadir sepakat bahwa persatuan dan kesatuan harus terus dijaga di tengah keberagaman yang dimiliki masyarakat Kabupaten Bengkalis.
“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” kata salah seorang peserta kegiatan.
Melalui momentum tersebut, hubungan silaturahmi yang telah terjalin diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan itu menjadi bukti nyata komitmen masyarakat Kabupaten Bengkalis dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persaudaraan, serta mewujudkan kehidupan yang rukun dan harmonis. (ZA)











